Jenazah Warga Ponorogo Mengapung di Sungai Ditemukan Pemancing

republikjatim.com
MAYAT - Polisi mengevakuasi jenazah Tumari warga Watuagung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Ponorogo di Sungai Dusun Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Rabu (08/01/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Dusun Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Ponorogo gempar, Rabu (08/01/2020). Ini menyusul, ditemukannya sosok mayat mengapung di sungai desa setempat.

Kabar penemuan sosok mayat jenis kelamin laki-laki yang mengapung di sungai Dusun Genting ini langsung mengundang perhatian ratusan warga setempat. Mereka mendatangi lokasi penemuan mayat dan ingin menyaksikan dari dekat kondisi mayat itu.

"Berdasarkan hasil identifikasi Polres Ponorogo indentitas korban sudah cocok dengan sidik jarinya. Dia atas nama Tumari warga Dusun Watuagung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Ponorogo," terang Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto kepada republikjatim.com, Rabu (08/01/2020).

Lebih jauh, Nanang memaparkan korban kali pertama ditemukan warga yang hendang memancing. Pemancing di sungai yang menemukan korban adalah Moh Langgeng (60) warga Dusun Krajan, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Ponorogo.

"Saksi hendak memancing ikan, tapi terlihat dari atas sungai sesosok mayat mengambang di kedung air sungai. Mengetahui kejadian ini, saksi melaporkan ke Tukimin (48 ) Perangkat Desa asal Dusun Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon. Kemudian dilaporkan ke Polsek Jambon," imbuhnya.

Awalnya, kata Nanang saat ditemukan saat ditemukan korban tanpa identitas danwarga yang datang ke TKP tidak ada yang mengenalinya. Hanya ciri-cirinya saat ditemukan, korban memakai celana pendek warna hitam bertuliskan Adidas, tubuh sudah membengkak, dan kulit berwarna sawo matang gelap kebiruan.

"Tapi awalnya tidak ditemukan identitas di tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr Hardjono untuk divisum dan diotopsi lanjutan," tegasnya.

Sementara itu, namun akhirnya diketahui identitas jenazah korban. Awalnya, ada warga yang kehilangan saudaranya. Yakni Paeran warga Dusun Watuagung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan yang mengaku kehilangan saudaranya bernama Tumari.

"Korban meninggalkan rumah selama tiga hari terakhir. Saat dicocoknya sidik jarinya akhirnya diketahui kecocokan identitas korban itu," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru