Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo memberikan penghargaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo atas prestasinya dalam menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Ada 11 OPD yang mendapatkan nilai A (memuaskan). Sedangkan nilai BB (sangat baik) di dapat 29 OPD. Selebihnya 8 OPD meraih nilai B (baik).
Penghargaan ini diberikan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah di pendopo Delta Wibawa, Selasa (19/11/2019) malam. Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB RI Didit Noordiatmoko turut hadir dalam acara itu.
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengatakan SAKIP Sidoarjo Tahun 2018 lalu meraih nilai A dengan skor nilai 80,04. Dirinya berharap tahun ini capaian itu dapat dipertahankan. Baginya upaya mencapai hasil SAKIP yang memuaskan dengan menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil evaluasi SAKIP tahun sebelumnya. Selain itu, didukung beberapa rencana kerja.
"Diantaranya menerapkan organisasi yang berbasis kinerja dengan mengevaluasi kelembagaan terhadap RPJMD, menyempurnakan penyusunan peta proses bisnis untuk menjadi strategi dalam pencapaian kinerja serta menyempurnakan evaluasi kinerja dengan integrasi sistem E-Kinerja dan E-Monev (Monitoring dan Evaluasi)," katanya.
Selain itu Abah Ipul menjelaskan Sidoarjo selalu memfokuskan kembali program prioritas. Hingga tahun ini fokus program prioritas yang dilakukan sebanyak 133 program dengan 979 kegiatan. Sebelumnya terdapat 708 program dengan 2.038 kegiatan yang dilakukan OPD Pemkab Sidoarjo. Fokus pengurangan program dan kegiatan berhasil mengefisiensi anggaran sebesar Rp 238 miliar.
"Efisiensi ini dimanfaatkan untuk peningkatan infrastruktur publik dan pelayanan dasar lainnya serta penguatan ekonomi lokal lainnya," imbuhnya.
Bupati meminta kepada seluruh OPD yang ada untuk selalu menjaga kekompakan. OPD Pemkab Sidoarjo harus harmonis dan diharapkan saling bekerjasama dalam membangun Sidoarjo. Dirinya berharap antar OPD tidak saling menyalahkan.
"Pembangunan Sidoarjo harus dilakukan bersama-sama. Dengan begitu pembangunan dapat berjalan dengan baik. Saya mohon kekompakan, jangan sampai saling curiga. Ayo kerjasama demi Sidoarjo. Tidak demi kepentingan pribadi tapi demi kepentingan Sidoarjo," tegasnya.
Sementara Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB RI, Didit Noordiatmoko berharap penerapan SAKIP di semua sektor akan lebih efektif dalam mencapai target pembangunan. Harapan lainnya efisien penggunaan sumber daya.
"Penerapan SAKIP dimulai dari perencanaan kinerja dan hasilnya. Ketika menerapkan SAKIP, tidak sekedar membuat dokumen perencanaan, tidak sekedar merencanakan yang biasa-biasa tetapi merencanakan trobosan-trobosan untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik," pintahnya.
Didit menilai melalui SAKIP dapat diketahui ukuran keberhasilan program pembangunan yang dijalankan.
"Dengan mengetahui itu, setiap organisasi dapat lebih memacu program yang dijalankan," paparnya.
Sementara Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Sidoarjo, Benny Airlangga menegaskan penghargaan SAKIP diberikan sebagai motivasi OPD meningkatkan manajemen kinerja dan pelayanan publik. Baginya hasil implementasi SAKIP OPD tahun ini mengalami peningkatan. Tahun lalu ada 7 OPD yang menerima SAKIP dengan nilai A. Tahun ini meningkat menjadi 11 OPD. Begitu pula OPD yang menerima SAKIP nilai BB. Tahun lalu hanya 22 OPD sekarang menjadi 29 OPD. Sedangkan perangkat daerah yang mendapatkan SAKIP nilai B ada sebanyak 8 OPD.
"Jumlah itu berkurang dari tahun lalu yang berjumlah 18 OPD. Nanti OPD dengan SAKIP nilai B akan mendapatkan bimbingan teknis. Harapannya kedepan tidak ada lagi OPD yang meraih SAKIP dengan nilai B," tandasnya.
Kesebelas OPD yang mendapatkan SAKIP nilai A. Yakni RSUD, Bappeda, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Badan Pelayanan Pajak Daerah, BKD, BPKAD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dispenduk Capil serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Sementara itu 8 OPD yang meraih SAKIP nilai B yakni Dinas Perumahan, Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kecamatan Sidoarjo, Jabon, Balongbendo, Porong, Taman dan Wonoayu. Waw
Editor : Redaksi