Laga Sengit Kebonsari Cup 1 Putri Dimulai, Wabup Mimik Idayana Ajak Atlet Junjung Sportivitas Tanpa Dendam

republikjatim.com
TURNAMEN - Wabup Sidoarjo Mimik Idayana membuka turnamen Kebonsari Cup 1 Putri di Lapangan Bola Voli Patriot VC, Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sabtu (18/07/2026) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Atmosfer olahraga di Kabupaten Sidoarjo kian bergairah. Sebanyak delapan klub voli putri tangguh dari berbagai daerah resmi berlaga dalam turnamen bergengsi Kebonsari Cup 1 Putri.

Kompetisi yang dinanti-nanti masyarakat ini, dibuka langsung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana di Lapangan Bola Voli Patriot VC, Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sabtu (18/07/2026) malam.

Baca juga: Meski Murid Hanya 12 Siswa, Wabup Mimik Idayana Pastikan SDN 3 dan 4 Kupang Terpencil di Jabon Bakal Direhab Total

​Turnamen ini, menjadi ajang pembuktian gengsi antarwilayah dengan partisipasi dari tiga daerah. Sidoarjo mengirimkan lima perwakilan terbaiknya. Yakni Jenggolo Sport Sidoarjo (JSS), PBV Jayaraya, Indomaret, PT Ecco dan Puput VC. Sementara itu, Surabaya diwakili Hans Surabaya dan Mojokerto mengirimkan dua tim andalannya, Gajah Mada Mojokerto serta Gama Sport Mojokerto.

​Ketegangan langsung tersaji sejak peluit pertama dibunyikan. Pada laga pembuka yang berlangsung sengit, klub tuan rumah Jenggolo Sport Sidoarjo (JSS) sukses menunjukkan taringnya. Tanpa ampun, JSS berhasil menundukkan perlawanan sengit Gajah Mada Mojokerto dengan kemenangan telak tiga set langsung. Kemenangan ini, menjadi modal penting sekaligus sinyal kewaspadaan bagi tim-tim lawan di babak berikutnya.

​Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif warga Desa Kebonsari. Ia mengaku bangga melihat geliat olahraga, khususnya voli putri yang tumbuh subur dari tingkat desa ini.

​"Atas nama Pemkab Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi kepada panitia, para wasit dan seluruh warga Kebonsari yang sudah guyub, rukun, ngadakno (mengadakan) turnamen ini," ujar Mimik Idayana disambut tepuk tangan riuh penonton.

Baca juga: Jagoan Bupati Kalah, Lautan Warga Sidoarjo Tetap Pesta Pora Saat Nobar Final Piala Dunia 2026 Berhadiah 4 Tiket Umroh

​Menurut Mimik, kegiatan positif seperti ini tidak hanya sekadar menyehatkan fisik saja. Akan tetapi, juga menjadi lem perekat persaudaraan antarwarga dan antardaerah.

"Mari tetap menjaga rasa persaudaraan dan tali silaturrahmi antarwarga," pintanya.

​Di hadapan para atlet yang bertanding, Wabup Mimik mengingatkan esensi dari sebuah kompetisi olahraga adalah pembentukan karakter. Ia menekankan pentingnya mengontrol emosi dan menjaga jiwa sportivitas tinggi selama di lapangan.

"Mari bertanding penuh semangat dan menjaga kekompakan tim di setiap set. Kemudian kendalikan emosi mari bersaing ketat tanpa menyisakan dendam setelah pertandingan selesai serta evaluasi diri. Kalau menang tetap rendah hati, kalau kalah tidak usah minder. Tahun depan latihan maneh, melu maneh (latihan lagi, ikut lagi)," pesannya dengan bahasa khas yang akrab.

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Nasional, REI Sidoarjo Siap Sukseskan Program 3 Juta Rumah Subsidi di Kota Delta

Sementara itu, Mimik berharap Kebonsari Cup 1 Putri ini, berjalan lancar hingga akhir dan dapat bertransformasi menjadi agenda tahunan yang rutin digelar sekaligus menghibur warga sekitarnya.

​"Ayo kita buktikan kalau kita bisa rukun, kompak dan guyub. Insyaallah ke depannya Sidoarjo bakal terus maju dan lebih baik!" pungkasnya optimistis. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru