Sidoarjo (republikjatim.com) - Lantunan ayat suci Al-Qur'an resmi menggema di Pendopo Delta Wibawa. Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo, resmi membuka gelaran bergengsi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sidoarjo XXXII Tahun 2026, Jumat (17/07/2026) malam.
Kompetisi religius yang berlangsung selama empat hari yakni mulai tanggal 17 sampai 20 Juli 2026 ini diikuti 520 peserta terbaik perwakilan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan saling unjuk kemampuan demi memperebutkan Piala Bupati Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo, Subandi memberikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme seluruh pihak. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk menjaring qari dan qariah berprestasi, melainkan sarana krusial untuk membumikan Al-Qur'an di Bumi Delta.
"Melalui MTQ, kami berharap dapat melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah, berilmu serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ujar Subandi hangat.
Lebih jauh, Subandi menjelaskan MTQ menjadi wadah penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Langkah ini, diharapkan kian memperkokoh posisi Sidoarjo sebagai daerah yang religius, berbudaya dan berdaya saing tinggi.
Baca juga: Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency
"Pemkab Sidoarjo menunjukkan komitmennya yang tidak main-main dalam membangun fondasi moral generasi muda. Sebagai bentuk investasi jangka panjang, Pemkab Sidoarjo merealisasikan anggaran sebesar kurang lebih Rp 26 Miliar yang dialokasikan sebagai insentif untuk 6.000 guru mengaji di Sidoarjo," ungkap Subandi.
Bupati menilai insentif ini adalah bentuk apresiasi nyata bagi para guru mengaji yang menjadi benteng pertama dalam mendidik moral anak-anak. Harapannya, agar tidak terjerumus ke dalam persoalan-persoalan negatif.
"Kalau anak-anak sejak dini terbangun pondasi agamanya, bisa mengaji, sopan dan berakhlak baik, maka orang tua akan memiliki kebanggaan tersendiri. Apalagi, ditambah dengan pandai membaca Al-Qur'an, ini adalah investasi yang luar biasa," tegas Subandi.
Baca juga: Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon
Motivasi ekstra diberikan kepada para kafilah yang bertanding tahun ini. Selain memperebutkan Piala Bupati, para pemenang di setiap kategori lomba dipastikan membawa pulang trofi serta uang pembinaan.
"Sebagai bentuk penghargaan tertinggi sekaligus stimulan agar para peserta mampu menembus jenjang provinsi hingga nasional, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan hadiah paket umrah bagi pemenang dengan prestasi luar biasa. Mari kita terus semarakkan serta dukung kegiatan-kegiatan, khususnya kegiatan keagamaan di Sidoarjo," pungkas Subandi mengajak seluruh masyarakat. Ary/Waw
Editor : Redaksi