Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua DPC PKB Sidoarjo, H Rizza Ali Faizin menantang kader Fatayat NU untuk mengambil peran lebih besar dalam mengentaskan persoalan sosial di wilayah Sidoarjo. Hal ini, disampaikan Ketua DPC PKB Sidoarjo yang akrab disapa Gus Rizza ini, saat menghadiri agenda Pra Konferensi PAC Fatayat NU Wonoayu yang digelar di Gantangan Dinasti Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Sabtu (27/06/2026).
Di hadapan ratusan kader perempuan muda NU yang memadati lokasi itu, Gus Rizza menyoroti dua isu krusial yang tengah melanda Kabupaten Sidoarjo. Yakni tingginya angka kasus HIV dan meningkatnya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mencapai 5 ribu lebih.
Menurut Gus Rizza, Fatayat NU memiliki posisi geografis dan kultural yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan jantung masyarakat, yaitu keluarga.
"Fatayat tidak hanya menjadi organisasi perempuan saja. Akan tetapi, juga menjadi benteng pertama dalam menjaga ketahanan keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang sehat. Sehingga pencegahan HIV maupun gangguan kesehatan jiwa dapat dicegah sejak dini," ujar Gus Rizza di sela acara Pra Konfrensi Fatayat NU Wonoayu.
Bukan sekadar retorika, Ketua DPC PKB Sidoarjo ini, juga menyodorkan langkah taktis berupa gagasan Gerakan Fatayat Peduli Keluarga Sehat. Gerakan berbasis kader ini, nantinya akan berfokus pada lima pilar utama. Diantaranya edukasi keluarga dengan memberikan pemahaman kesehatan yang komprehensif dari rumah ke rumah. Kemudian deteksi dini dengan tanggap melihat gejala persoalan sosial dan kesehatan di lingkungan sekitar.
"Selain itu juga disediakan layanan konseling sebagai ruang aman bagi warga yang membutuhkan tempat bercerita dan solusi. Kemudian menggalakkan kampanye Anti-Stigma dengan menghilangkan diskriminasi terhadap penyintas HIV dan ODGJ agar mereka mendapat penanganan yang layak serta melaksanakan kolaborasi lintas sektor yakni dengan membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya," jelas polisi muda PKB asal Dapil III meliputi Kecamatan Tulangan, Wonoayu, Prambon dan Kecamatan Krembung ini.
Gagasan segar ini, langsung disambut antusias dan mendapat respons positif dari ratusan kader Fatayat NU Wonoayu yang hadir dalam acara Pra Konferensi itu.
Acara Pra Konferensi ini berlangsung gayeng dan dihadiri jajaran tokoh penting, mulai dari Ketua PAC Fatayat NU Wonoayu, MWC NU, Muslimat NU, hingga berbagai badan otonom (Banom) NU lainnya.
Sementara menutup orasinya, Gus Rizza membakar semangat para kader untuk tidak ragu menjadi motor penggerak dan pelopor perubahan sosial di wilayahnya masing - masing dan di wilayah Kabupaten Sidoarjo secara umum.
"Kalau keluarga-keluarga di Sidoarjo sehat, kuat dan saling peduli, maka kita tidak hanya menekan angka HIV dan ODGJ saja di Sidoarjo. Akan tetapi, juga sedang membangun masa depan Kabupaten Sidoarjo yang lebih bermartabat dalam menyiapkan generasi muda yang dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini," pungkasnya optimis. Ary/Waw
Editor : Redaksi