Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 200 Ojek Online (Ojol) di Sidoarjo mendapat bantuan BBM gratis dari
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (08/04/2026). BBM gratis jenis Pertamax itu, dibagikan langsung Gubernur Jatim yang didampingi Bupati Sidoarjo, Subandi di SPBU Albatros Sedati.
Masing-masing motor Ojol diisi 3 liter pertamax senilai Rp 36.900. Selain BBM, Khofifah Indar Parawansa juga memberikan Sembako kepada seluruh Ojol.
Baca juga: Diminta Terus Jadi Teladan, 141 PNS di Lingkungan Pemkab Sidoarjo Terima SK Pensiun
Setelah memberikan bantuan BBM gratis, gubernur Jatim bersama Bupati Sidoarjo meninjau pelaksanaan pasar murah yang digelar di kantor Desa Sedati Gede Kecamatan Sedati. Pasar murah itu, digelar dalam rangka pengendalian inflasi dan ketahanan pangan yang dilakukan Pemprov Jatim.
Gubernur Jatim, Khofifah mengatakan pembagian bantuan seperti ini untuk
mempererat kebersamaan dengan warga Jatim. Salah satunya dengan para pengemudi Ojol. Menurutnya mereka ini telah menjadi bagian penting dalam memberikan layanan transportasi masyarakat.
"Kita ingin berbagi sekaligus memastikan teman-teman Ojol bisa terbantu operasionalnya dan juga ada tambahan Sembako untuk keluarga," ujar Khofifah Indar Parawansa.
Selain itu, Khofifah menjelaskan saat ini stok BBM dan elpiji di Jawa Timur dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat Jawa Timur dimintanya tidak perlu panik. Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain itu, dimintanya untuk menggunakan energi secara bijak.
"Stok BBM dan elpiji kita cukup. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk
menggunakan secara bijak dan tidak perlu panik," pinta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Gubernur perempuan ini, menguraikan pemerintah telah mengatur batas pembelian untuk menjaga stabilitas pasokan BBM. Pembelian BBM dibatasi maksimal 50 liter per hari untuk kendaraan pribadi.
"Sementara untuk LPG 3 kilogram dibatasi hingga 15 tabung per bulan bagi para pelaku UMKM," tegasnya.
Sementara Bupati Sidoarjo, Subandi menyampaikan ucapan Terima kasih atas perhatian Gubernur Jatim terhadap masyarakat Sidoarjo. Menurutnya, bantuan sosial serta pembukaan pasar murah di Kabupaten Sidoarjo akan sangat membantu warganya
dalam mencukupi kebutuhan hidup.
"Pemkab Sidoarjo juga ikut mendukung kegiatan pasar murah seperti ini. Operasi pasar murah dengan penjualan beras SPHP juga dilakukan Pemkab Sidoarjo. Kami akan selalu mendukung kegiatan pasar murah seperti ini karena manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah," ungkapnya.
Dalam pasar murah itu, disediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga dibawa Harga Eceran Tertinggi (HET). Seperti beras SPHP yang dijual Rp 55.000 per 5 kg, beras medium Rp 70.000 per 5 kg serta daging ayam Rp 30.000 per pack besar dan telur Rp 22.000 per pack.
Sedangkan untuk harga bawang putih 250 gram dijual Rp 6.000, bawang merah 250 gram Rp 7.000 serta telur Rp 22.000 per pack dan Minyak Kita kemasan 1 liter dijual Rp 13.000. Sementara gula pasir 1 kg dijual Rp 14.000 dan tepung terigu 1 kg Rp 10.000. Ary/Waw
Editor : Redaksi