Bupati Sidoarjo Bersama Ribuan Jamaah Panjatkan Doa untuk Sidoarjo di Usia ke 167

republikjatim.com
SEMAAN - Lantunan ayat suci Al Qur’an menggema mengiringi kehadiran Bupati Sidoarjo Subandi dalam Semaan Al Qur’an bersama Forum Community Huffadz Sidoarjo (Fochusda) di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (06/02/2026) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lantunan ayat suci Al Qur’an menggema mengiringi kehadiran Bupati Sidoarjo, Subandi dalam Semaan Al-Qur’an bersama Forum Community Huffadz Sidoarjo (Fochusda) di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (06/02/2026) malam. Kegiatan ini, menjadi doa bersama ribuan jamaah untuk Kabupaten Sidoarjo agar terus tumbuh sebagai daerah yang diberkahi di usia ke 167 tahun.

Acara ini, diikuti ribuan jamaah yang terdiri dari guru TPQ se Kabupaten Sidoarjo serta guru sekolah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS). 

Baca juga: Targetkan Selesai Sebelum Lebaran, Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Berbagai Kecamatan

Bupati Sidoarjo, Subandi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Fochusda serta seluruh guru TPQ dan para pendidik yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai keagamaan dan membina generasi muda di Sidoarjo.

"Semaan Al-Qur’an ini, menjadi ikhtiar batin kita bersama. Melalui doa dan lantunan ayat suci Al-Qur’an, kita memohon kepada Allah SWT agar Sidoarjo senantiasa diberikan keberkahan, ketenteraman dan kemajuan," ujar Bupati Sidoarjo, Subandi.

Baca juga: Tindak Lanjut SE Bupati, ASN Sidoarjo Ramai - Ramai Kerja Bakti Bersihkan Alun-Alun dari Sampah dan Puntung Rokok

Subandi menjelaskan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata saja. Namun juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter, moral dan spiritual masyarakat. 

"Peran guru TPQ dan tenaga pendidik sangat strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing," ungkapnya.

Baca juga: HPN 2026 Jadi Momen Refleksi, PWI Sidoarjo Perkuat Solidaritas, Komitmen Profesional dan Berintegritas

Bupati Sidoarjo berharap Kabupaten Sidoarjo dapat terus tumbuh sebagai daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur. Yakni daerah yang masyarakatnya hidup rukun, sejahtera serta senantiasa mendapat ridho dan ampunan Allah SWT. 

"Termasuk, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai langkah utama memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru