Sidoarjo (republikjatim.com) - Rukun Kematian (Rukem) dan Takmir Masjid Siti Suci Nur Rohmah (SSNR) RW 07 Perumahan Magersari Permai, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo menggelar pelatihan tata cara pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam di halaman teras Utara Masjid Siti Suci Nur Rohmah, Minggu (09/11/2025).
Peserta pemulasaraan (tata cara memuliakan jenazah) terdiri dari 4 utusan dari 16 RT, pengurus Rukem dan Takmir Masjid SSNR. Kegiatan ini dipandu instruktur Nasional KH M Zaim Afsokh, SAg M Ag.
H Syaiful Anwar Ketua Rukem RW 07 Perumahan Magersari Permai merasa bersyukur pelaksanaan pemulasaran jenazah bisa berjalan sukses dan mendapatkan respon positif. Hampir seluruh peserta mengikuti tata cara dan praktik memuliakan mayit, mulai memandikan, mengkafani, mensalatkan hingga menguburkan jenazah.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Ternyata Pak RW dan Ketua RT juga ikut hadir. Tentu ini menjadi penyemangat pengurus Rukem untuk lebih memahami dalam memanusiakan jenazah," ujar Abah Syaiful, Rabu (12/11/2025).
Lebih jauh Syaiful menjelaskan berdasarkan hasil quisioner (pertanyaan) 98,5 persen merasa sangat puas dan 1,5 persen puas.
"Jadi kegiatan ini sebagai barometer untuk mengaplikasikan kalau ada warga muslim yang meninggal sesuai syariat Islam," paparnya.
Sebelumnya, Ketua RW 07 Magersari Permai H Wahyudi Hari Subagiyo mengucapkan terima kasih kepada kinerja Rukem yang disokong Takmir Masjid SSNR itu.
"Harapan kami, begitu ada warga muslim meninggal, segera ada penanganan standar terhadap jenazah, sambil menunggu Modin datang. Walau fardlu kifayah, tidak semua orang terpanggil untuk memuliakan jenazah," kata Wahyudi, didampingi Choirul Anam, bidang Kerohanian RW 07.
Sementara Ketua Ta'mir Masjid SSNR H S. Makin Rahmat dan Haryono SH M Hum, Waka Takmir yang ikut hadir di lokasi berharap ada pelatihan atau pemantapan lanjutan. Harapannya, agar kader Rukem bisa lebih mandiri dalam menghormat jenazah.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Para peserta sendiri menyatakan puas dengan kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah. Saya dulu pernah ikut kegiatan seperti ini, tetapi tidak segamblang dan sekomplit yang disampaikan pemateri. Pokoknya, kami puas. Alhamdulillah semua bisa memahami materinya," pungka peserta dari RT 23 ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi