Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketahanan pangan bukan hanya milik masyarakat umum saja. Akan tetapi, juga dapat tumbuh di balik tembok Rumah Tahanan (Rutan).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung program ketahanan pangan di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya yang terletak di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Salah satu caranya, dengan memberikan bantuan bibit pokcoy, selada dan tomat sebagai harapan baru, agar warga binaan Rutan Perempuan ini, dapat belajar mandiri sekaligus memperkaya keterampilan hidup mereka.
Kunjungan sekaligus penyerahan bantuan itu dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Diantaranya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB). Kehadiran mereka disambut hangat Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, Yuyun Nurliana.
Sekretaris Daerah Sidoarjo, Fenny Apridawati mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya dalam memperkuat ketahanan pangan. Baginya, urban farming yang dilakukan di lingkungan Rutan Perempuan ini, bakal menjadi sarana pembelajaran sekaligus bermanfaat dalam mencukupi kebutuhan gizi bagi warga binaan Rutan.
"Kami berharap, kegiatan ini bisa memberikan nilai tambah baik secara kesehatan maupun keterampilan," ujar Fenny Apridawati di sela kunjungan ke Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, Kamis (18/09/2025).
Menurut Fenny, selain memberikan dukungan dalam bidang ketahanan pangan, Pemkab Sidoarjo juga berkomitmen membantu pengembangan keterampilan para warga binaan Rutan Perempuan Surabaya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Kami akan siapkan program pelatihan seperti menjahit, kerajinan tangan dan tata boga yang diarahkan untuk membekali warga binaan dengan kemampuan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti," ungkapnya.
Lebih jauh, Fenny berjanji Pemkab Sidoarjo juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan warga binaan melalui dukungan bagi keberlangsungan klinik dalam Rutan Perempuan di Porong itu. Dukungan ini mencakup peningkatan layanan kesehatan dasar, penyediaan obat-obatan dan pendampingan tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo.
"Kami hadir tidak hanya untuk mendukung kemandirian melalui keterampilan dan pangan saja, akan tetapi juga memastikan hak dasar kesehatan bagi warga binaan tetap bisa terpenuhi," tegas mantan Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo ini.
Sementara Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, Yuyun Nurliana mengapresiasi atas dukungan yang diberikan Pemkab Sidoarjo. Pihaknya, berharap ke depan sinergi baik antara Pemkab Sidoarjo dan Rutan Perempuan Porong bisa terus terjalin.
"Kami berterima kasih kepada Pemkab Sidoarjo atas kepedulian ini. Kegiatan bercocok tanam, bukan hanya memberi manfaat pangan, akan tetapi juga menjadi terapi positif sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan kami saat bebas nanti," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi