Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Dusun Balongsari, Kendal, dan Dusun Kebonagagung, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, tidak dapat tidur nyenyak. Ini menyusul rumah warga di 3 dusun itu hampir setiap malam diobok-obok pencuri.
Tercatat sejak awal September hingga kini sudah ada 25 kali kasus pencurian di rumah warga itu. Sebagai upaya antisipasi, kini warga berjaga-jaga di jalan pintu masuk dusun. Tak hanya itu, masing-masing Pos Kamling diberlakukan jaga malam secara bergiliran setiap malam.
Kepala Dusun Balongsari, Suwaji mengaku dua rumahnya sudah tiga kali disatroni pencuri. Barang mililnya yang hilang yakni dua mesin pompa air dan dua tabung elpigi. Menurut pria 47 tahun ini pencurian tidak hanya terjadi di rumahnya, melainkan juga terjadi di rumah warga lainnya di tiga dusun itu.
"Baru-baru ini burung lovebird milik Kepala Desa Kebongagung, Sumanto Dwi Retno juga turut dicuri. Pencuri menjalankan aksinya mulai sekitar pukul 21.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB," terang korban pencurian ini kepada republikjatim.com, Kamis (04/10/2018).
Lebih jauh, Kasun Suwaji menguraikan aksi pencurian ini terjadi sejak sebulan yang lalu. Tapi hingga kini pencurinya belum tertangkap. Menurutnya, aksi pencurian ini benar-benar meresahkan warganya. Oleh karena itu, kini warga terpaksa harus berjaga setiap malam mulai di pintu-pintu masuk jalan dusun hingga ke Pos Kamling.
"Mulai awal September 2018 lalu sampai sekarang, sudah tercatat 25 kali pencurian. Rata-rata barang yang dicuri dari rumah warga mesin pompa air (sanyo), tabung elpigi, burung, accu dan timbangan beras. Memang sempat aksi pencuri terekam kamera CCTV saat mencuri beberapa peralatan rumah tangga. Tapi juga belum tertangkap," ungkapnya.
Hal senada dikatakan Nono (37) warga Dusun Kendal, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong. Menurutnya, pencuri masuk ke dalam rumahnya melalui pintu belakang dengan cara merusak pintu.
"Tapi saya tidak tahu persis pelaku masuk rumah jam berapa. Tahu-tahu pagi hari setelah bangun tidur mengetahui elpigi di dapur hilang," tegasnya.
Sementara itu secara terpisah Kapolsek Porong, Kompol Adrial saat dikonfirmasi menegaskan terkait aksi pencurian di Desa Kebonagung pihaknya masih melakukan penyelidikan. Saat ini, Polsek Porong tetap melakukan penyelidikan serta menerapkan sistem pengamanan situasi lokasi.
"Itu antisipasi, kalau-kalau terjadi gejolak yang tidak dinginkan. Kami juga tetap berpatroli di dusun maupun desa bersifat memantau," tandasnya. K1/Waw
Editor : Redaksi