Bupati Sidoarjo Serahkan Bantuan 1.300 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Candi

republikjatim.com
BANTUAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membagikan 1.300 paket sembako untuk warga terdampak banjir di Balai Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (08/03/2024) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Desa Kendal Pecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo menjadi salah satu wilayah terdampak genangan banjir. Beberapa Minggu lalu, sebagian rumah warga tergenang air banjir. Bahkan, air banjir itu sempat masuk ke rumah warga. Namun, kondisi saat ini sudah surut.

Desa di ujung timur Kecamatan Candi ini, sempat dinyatakan sebagai daerah tanggap bencana. Hingga Pemkab Sidoarjo tetap memantau kondisinya dan bantuan kepada warga juga masih diberikan.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Secara simbolis bantuan paket Sembako itu diserahkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali di Balai Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (08/03/2024) sore. Terdapat 1.300 paket Sembako yang diberikan kepada warga desa setempat.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengajak warga berdialog. Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini meminta warga untuk menghidupkan kembali kerja bakti. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menjauhkan berbagai penyakit. Termasuk, dari bencana banjir itu sendiri.

"Kulo titip-titip warga Kendalpecabean kudu kompak kabeh. Sing sering kerja bakti," ujar Gus Muhdlor.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Selain itu, Gus Muhdlor mengungkapkan kerja bakti sudah jarang dijumpainya. Bahkan, tidak jarang ditemui warga yang seenaknya membuang sampah sembarangan. Berangkat kerja membawa bungkusan sampah yang akan dibuang sembarangan. Tidak hanya dibuang di jalan, tapi terkadang juga dilempar di sungai.

"Tindakan tidak terpuji ini salah satu penyebab banjir. Budal kerjo sangune kresek (sampah). Kaline gawe buaki pampers," ungkap Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Tidak hanya itu, Gus Muhdlor itu juga meminta dukungan pembangunan kepada masyarakat. Menurutnya bupati tidak dapat bekerja sendiri. Mengatasi berbagai persoalan yang ada harus dilakukan bersama. Termasuk, persoalan genangan air banjir yang kerap terjadi selama musim penghujan.

"Kulo nyuwun tulung kalau ada program apa pun dari kabupaten, panjenengan kedah support (mendukung). Pemerintah berupaya mengatasi banjir, tetapi wargane tetap membuang sampah sembarangan, ya percuma saja," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru