Jelang Pemilu 2024, Gus Muhdlor Ajak Warga Sidoarjo Utamakan Jaga Kerukunan dan Persaudaraan

republikjatim.com
MAULID - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menghadiri acara maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Desa Sepande, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Kamis (05/10/2023) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Pemilu 2024, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengajak masyarakat Sidoarjo untuk mengutamakan menjaga kerukunan di tengah - tengah tahun politik. Menurutnya Tahun 2024 besok, pesta demokrasi Pemilu Pilpres, Pileg dan Pilkada serentak akan digelar.

Meski banyak kebaikan di dalamnya, namun masyarakat diharapkan tidak berlebihan dalam merayakannya. Pemilihan pimpinan harus disikapi dengan bijaksana dan tidak gontok - gontokan dalam mendukung pilihannya.

Baca juga: Wabup Mimik Beri Jempol 3 Pelajar Sidoarjo Pilihan Gagas Gerakan Tukar Sampah Plastik Jadi Bibit Tanaman

"Kemenangan itu nomor sekian, siapapun yang jadi itu nomor sekian, tetapi ada yang jauh lebih penting yang harus kita jaga. Yakni aset terbesar kita berupa kesatuan, persatuan, persaudaraan dan kerukunan serta keguyuban masyarakat," ujar Gus Muhdlor saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Desa Sepande, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Kamis (05/10/2023) malam.

Gus Muhdlor menjelaskan kesatuan, persatuan, persaudaraan dan kerukunan serta keguyuban menjadi yang nomor satu. Hal itu, modal utama untuk menjadi negara yang besar. Karena itu, tidak sepatutnya dukung mendukung pilihannya menjadi alat pemecah persaudaraan.

Baca juga: Gandeng Kreator Digital, Pemkab Sidoarjo Siap Sulap Komunikasi Publik Jadi Lebih Modis dan Kilat

"Siapapun yang terpilih, guyub rukun tetap nomor satu. Kita cukup mendoakan siapa pun nanti yang terpilih dapat membawa Indonesia khususnya Kabupaten Sidoarjo menjadi daerah yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur (daerah yang dipenuhi kebaikan, keberkahan dan mendapatkan ampunan)," ungkap Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Selain dihadiri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, peringatan kelahiran baginda Nabi Muhammad SAW itu dihadir para habaib. Diantaranya Habib Hasan Bin Ismail Al Muhdhor, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman Krejengan Probolinggo yang diundang untuk memberikan tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Kasus Dugaan TKD Jadi Rumah Kos Elite, Sekdes Damarsi Kali Kedua Diperiksa Maraton Pidsus Kejari Sidoarjo

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seperti ini menurut Gus Muhdlor menjadi majelis yang baik untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan diri. Selain itu, dapat membawa keberkahan bagi Kabupaten Sidoarjo.

"Kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi rezeki paling besar bagi umat manusia. Memperingatinya akan menjadi saksi kita kelak semua di hari akhir. Semoga ini menjadi sarana kita mendapatkan syafaat baginda nabi besar Nabi Muhammad SAW. Aamiin ya robbal alamin," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru