Santuni Puluhan Yatim dan Deklarasi Onthelis Dukung Cak Imin, Inilah Cara PKB Sidoarjo Peringati Harlah ke 25

republikjatim.com
SANTUNAN - Puluhan yatim piatu mendapatkan santunan dari pengurus saat acara Syukuran Harlah ke 25 di kantor DPC PKB Sidoarjo, Sabtu (29/07/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah acara dilaksanakan para pengurus dan pimpinan DPC PKB dalam memperingati syukuran Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke 25. Partai besutan Presiden keempat Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur ini di Sidoarjo diperingati dengan acara syukuran dengan pemotongan tumpeng, santunan puluhan anak yatim piatu serta deklarasi Onthelis Sidoarjo mendukung Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Muhaimin atau Cak Imin menjadi Presiden Tahun 2024 mendatang.

Acara yang digelar di depan Kantor DPC PKB Sidoarjo ini cukup semarak. Acara ini tidak hanya dihadiri para pengurus DPC PKB dan anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo saja, akan tetapi juga dihadiri Ketua PCNU Sidoarjo, KH M Zainal Abidin yang juga mantan Ketua KPU Sidoarjo dua periode. Selain itu, acara juga dihadiri puluhan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PKB Sidoarjo yang bakal bertarung dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Pebruari 2024 mendatang.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

"Seluruh kader dan pengurus PKB wajib melaksanakan enam Dekrit Ketua Umum (Diktum) Gus Muhaimin Iskandar. Yakni PKB memasuki usia ke 25 ini akan tetap berjuang demi kemajuan bangsa dan agama," ujar Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi kepada republikjatim.com, Sabtu (29/07/2023).

Keenam dekrit itu, lanjut Subandi yang juga menjabat Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo ini diantaranya mempertahankan ajaran pendiri NU, merawat dan menyatukan kemajemukan, merawat reformasi dan pembangunan, tetap berada di tengah - tengah rakyat, mengawal dana desa yakni per desa Rp 5 miliar dan memenangkan PKB dalam Pemilu 2024 mendatang.

"Pemenangan Pemilu ini terutama menang di Sidoarjo. Meski Sidoarjo sudah ijo royo-royo. Semua kader, pengurus, fraksi dan Bacaleg PKB wajib selalu mengawal program-program NU agar berjalan maksimal melalui Fraksi di DPRD Sidoarjo," imbuh Subandi.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Kemenangan Pemilu di Sidoarjo bakal terlihat jelas, kata Subandi jika jumlah kursi di DPRD Sidoarjo bertambah dari 16 kursi di Pemilu 2019, menjadi 20 kursi saat Pemilu 2024 mendatang. Karena itu, dirinya meminta seluruh Bacaleg PKB Sidoarjo turun ke bawah menambah pundi-pundi perolehan suara PKB Sidoarjo.

"Sekarang 16 kursi, yang kurang di Dapil V (Kecamatan Taman dan Sukodono) serta Dapil VI (Kecamatan Waru dan Gedangan) yang hanya meraih 2 kursi. Maka dalam Pileg 2024 wajib menambah satu kursi di Dapil V dan VI. Sisanya akan ditambah Dapil I (Sidoarjo, Buduran dan Sedati) yang sebelumnya 3 kursi menjadi 4 kursi. Terakhir ditambah suara Dapil III atau IV agar mendapat 4 kursi dari sebelumnya hanya 3 kursi di DPRD Sidoarjo," tegas Subandi.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Sementara Ketua PCNU Sidoarjo, M Zainal Abidin menegaskan ada empat program PCNU Sidoarjo yang harus dikawal seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo. Diantaranya yakni pembangun masjid Hasyim Asy'ari, membangun gedung madrasah, membangun jaringan BMT dan pembangunan Klinik NU di setiap kecamatan di Sidoarjo.

"Keempat program utama PCNU Sidoarjo ini akan berjalan lancar dan sukses kalau bisa dikerjasamakan dengan Fraksi PKB di dewan. Karena PCNU tidak memiliki kekuatan menentukan kebijakan, hanya bisa memberikan sumbang, saran dan program demi kemaslahatan warga Sidoarjo," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru