Wabup Ingatkan Stop Bulliying Selama Pelaksanaan MPLS di Sidoarjo

republikjatim.com
MPLS - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di bawah naungan Yayasan Wachid Hasjim dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi yang didapuk menjadi Inspektur Upacara di komplek Sekolah Wachid Hasjim, Sedati, Sidoarjo, Senin (17/07/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Semua sekolah dari mulai jenjang Taman Kanak -Kanak (TK)/RA hingga SMA/SMK melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Begitu pula dengan sekolah di bawah naungan Yayasan Wachid Hasjim mengggelar MPLS. Acara itu dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi yang didapuk menjadi Inspektur Upacara Komplek Sekolah Wachid Hasjim, Sedati, Sidoarjo, Senin (17/07/2023).

Subandi mengatakan kegiatan MPLS ini positif bagi siswa baru yang baru masuk. Yakni pada fase transisi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pihak sekolah juga harus memperhatikan batasan MPLS sesuai regulasinya Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Saat MPLS jangan membebani siswa dengan tugas yang menyulitkan. Seyogyanya, untuk kegiatan MPLS bagi siswa baru, memberi pengalaman baru yang menyenangkan dan mengesankan," ujar Subandi.

Selain itu, Subandi yang juga alumni SMP Yayasan Pendidikan Wachid Hasjim angkatan 92 ini menghimbau kepada para siswa, terutama siswa baru untuk menghindari bullying dan narkoba. Bagi Subandi keduanya ini bisa merusak generasi bangsa.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Bullying ini dampaknya luar biasa sekali. Bukan hanya dampak secara fisik saja, tetapi juga secara psikis. Selain itu, reputasi instansi/ lembaga sudah pasti akan terkena imbasnya," tegas Subandi.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara melalui kegiatan MPLS ini, kata Subandi harapan akan membentuk siswa menjadi insan yang beriman, disiplin dan berakhlak mulia.

"Termasuk menjadi siswa yang kreatif, inovatif dan berprestasi," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru