Ketakutan Dikalungi Samurai, Pemuda Tarik Jadi Korban Begal Motornya Dirampas Dibawa Kabur Para Pelaku

republikjatim.com
KORBAN - Korban begal, Rudi Santoso (22) warga Dusun Ngasem, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo menunjukkan bukti laporan sebagai korban begal di kawasan Desa Kedinding, Kecamatan Tarik, Jumat (31/03/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus perampasan sepeda motor yang dilakukan komplotan spesialis begal motor kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini, korbannya Rudi Santoso warga Dusun Ngasem, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Pemuda berusia 22 tahun ini menjadi korban begal di kawasan Desa Kedinding, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Kamis (30/03/2023) malam.

Awalnya, korban pulang dari bekerja sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda Honda Scoppy bernopol W 6437 ZZ. Nah, saat melewati JL Raya Dusun Gebang Malang, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik itu, tiba-tiba korban ditikung dua orang berboncengan menggunakan motor Honda Vario yang tidak dikenal korban itu.

Baca juga: Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

"Saat kejadian itu, tiba - tiba pelaku yang dibonceng turun dari motor dan menodongkan pedang (samurai) ke leher saya sambil membentak dan mengancam saya. Saya langsung pasrah," ujar korban, Rudi Santoso, Jumat (31/03/2023).

Lebih jauh, Rudi menjelaskan saat ketakutan karena diancam dan ditodong senjata tajam (Sajam) jenis samurai itu, korban akhirnya menuruti perintah para pelaku. Korban pun akhirnya menjauhkan diri dari sepeda motornya miliknya itu.

"Nah, saat saya menjauh dari motor itu, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor yang saya buat kerja itu," imbuhnya.

Baca juga: Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Beruntung, kata Rudi kedua pelaku tidak sempat melukai korban. Saat korban berhasil menyelamatkan diri, akhirnya korban menelpon saudaranya untuk dijemput di lokasi kejadian.

"Seketika itu, saya langsung lapor ke Polsek Tarik. Ya dini hari pasca kejadian itu, saya langsung melapor ke Polsek Tarik," tegasnya.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Sementara secara terpisah Kapolsek Tarik, AKP Lulus saat dikonfirmasi membenarkan kasus perampasan itu. Menurutnya korban juga sudah melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Kasus itu, sudah ditangani tim penyidik Polsek Tarik," pungkasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru