Usai Direnovasi, Hunian WBP Rutan Medaeng Bakal Meningkat Hingga 150 Persen

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RENOVASI - Bangunan Rutan Kelas I Surabaya yang terletak di Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo bakal menampung tahanan lebih banyak lagi usai direnovasi, Sabtu (03/12/2022).
RENOVASI - Bangunan Rutan Kelas I Surabaya yang terletak di Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo bakal menampung tahanan lebih banyak lagi usai direnovasi, Sabtu (03/12/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penataan ulang Rutan I Surabaya yang ada di Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo memasuki tahap akhir. Progres pembangunannya sudah mencapai 95 persen. Rutan yang terletak di Desa Medaeng itu terlihat lebih legah.

Rutan yang dipimpin Wahyu Hendrajati itu bisa sedikit mengurangi tingkat over kapasitas yang selama ini menjadi kendala pembinaan. Hal itu dipastikan Plt Kakanwil Kemenkumham Jatim, Agung Krisna saat meninjau progres pembangunan, Sabtu (03/12/2022). Dalam kunjungan itu, Agung memastikan progres proyek pembangunan Rutan Surabaya mengalami deviasi positif.

"Semoga tanggal 15 Desember 2022 sudah bisa serah-terima dari pemborong kepada kami (Kemenkumham Jatim)," ujar Agung yang didampingi Kepala Rutan I Surabaya, Wahyu Hendrajati kepada republikjatim.com, Sabtu (03/12/2022).

Renovasi yang dilakukan meliputi blok hunian A, B dan kantor teknis. Yang selama ini kapasitas idealnya hanya 150 tahanan. Namun, setelah renovasi tahap I ini, kapasitas hunian bertambah hingga 400 orang tahanan.

"Termasuk bangunan khusus, kami mengoptimalkan kualitas pembangunan blok hunian dan kantor teknis," imbuhnya.

Proses renovasi Rutan itu sudah berlangsung sejak  1 Juli 2022 lalu. Untuk itu, akhir masa proyek pembangunan nantinya, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi dan monitoring kualitas bangunan. Berikut dokumen-dokumen pendukungnya.

"Selama ini sinergi sudah baik, kami harus pertahankan untuk mengoptimalkan sisa waktu yang ada," ungkapnya.

Sementara Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Wahyu Hendrajati menuturkan untuk menata ulang Rutan Surabaya, pihaknya memerlukan waktu tiga tahun. Selain nilainya yang relatif besar, pihaknya harus mengatur strategi pengamanan untuk para tahanan. Harapannya, proses renovasi harus dilakukan bertahap.

"Ada aspek operasional dan keamanan yang harus kami prioritaskan. Untuk itu, pada tahap pertama pihaknya merencanakan akan merenovasi tiga gedung utama. Yang terdiri dari dua blok hunian (blok A dan B) serta kantor teknis itu," jelasnya.

Sementara untuk anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 34 miliar. Dua blok itu sebelumnya berkapasitas 150 orang. Setelah renovasi, kapasitasnya akan menjadi 400 orang.

"Bentuknya juga akan berubah, pengembangannya akan dibuat vertikal," papar Hendrajati.

Rencananya penataan ulang kompleks Rutan Surabaya akan dilaksanakan dalam tiga tahap atau tiga tahun anggaran, hingga 2024 mendatang. Renovasi dilakukan karena bangunan yang ada sudah tidak mampu lagi menampung tahanan yang rata-rata tiap tahunnya berkisar 1.500 - 2.000 orang.

"Belum lagi, standar bangunannya juga tidak sesuai dengan ketentuan Kemenkumham. Karena dulu Rutan ini hanya diperuntukkan sebagai tempat tahanan anak. Satu masalah lainnya adalah banjir saat musim hujan, sehingga drainase juga kami perbaiki," pungkasnya. Kem/Hel/Waw

Berita Terbaru

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (17/09/2026) mendadak menyita perhatian. Sejumlah aktivis Pengurus…

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…