Sidoarjo (republikjatim.com) - Komda Lansia Sidoarjo memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 26 sekaligus Hari Lanjut Usia Internasional (HLUI) di Kantor Sekretariat Komda Lansia Sidoarjo, Selasa (01/11/2022). Peringatan itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi serta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, Dr Feny Apridawati dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo, M Misbahul Munir.
Tema HLUN tahun ini yakni Lansia Sehat Indonesia Kuat dengan subtema Dengan Meningkatkan Peran Serta Karang Werdha dalam Upaya Menggelorakan Fungsi Sosial Budaya dan Ekonomi Kreatif. Tema ini dapat dimaknai Pemkab Sidoarjo terus meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan segala bidang. Selain itu, Pemkab Sidoarjo terus mengajak lansia yang tergabung dalam Komda Lansia serta para Karang Werda untuk bangkit dalam sektor sosial budaya dan ikut mendukung UMKM.
Wabup Sidoarjo, Subandi meminta kepada seluruh pengurus Komda Lansia Sidoarjo dan Kecamatan agar meningkatkan pembinaan terhadap para Lansia yang tergabung melalui wadah Karang Werda. Harapannya, akan terwujud peningkatan usia harapan bagi para Lansia. Dampaknya, meningkatkan perbaikan kualitas kesehatan secara lahir dan batin.
"Kami sampaikan Selamat Hari Lanjut Usia Nasional dan Internasional Tahun 2022. Semoga para Lansia melalui wadah karang werda selalu sehat, panjang umur dan mendapatkan perlindungan Allah SWT. Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Tasyakuran ini dapat terselenggara, atas nama Pimpinan Daerah selaku pimpinan Komda Lansia. Saya cukup bangga melihat kegiatan-kegiatan yang dilakukan para Lansia dalam wadah Karang Werda," ujar Subandi.
Wabup Sidoarjo yang juga mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini mengajak beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih perhatian pada Lansia. Khususnya, perhatian dalam masalah anggaran untuk mendukung kegiatan Lansia Sidoarjo agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.
"Para Lansia nanti bisa memanfaatkan hari tuanya dengan bahagia. Anggaran Tahun 2023 nanti sesuai perencanaan agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan di kecamatan agar lebih aktif," pintahnya.
Sementara itu, kata mantan Kades Pabean. Kecamatan Sedati ini juga menyinggung jaminan kesehatan BPJS bagi Lansia. Harapannya, tidak ada masalah lagi. Jika masih ada masalah untuk segera melaporkan atau menghubungi dinas terkait khususnya Dinkes. Pihaknya, tidak berharap ada warga Sidoarjo khususnya yang tercover dalam BPJS kelas 3 susah mendapatkan fasilitas kesehatan gratis. Apalagi kalau dialami para Lansia.
"Karena layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kecil menjadi tanggung jawab pemerintah. Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial saya titip ibu dan bapak, barangkali nanti ada yang sakit atau ke rumah sakit harus benar-benar dilayani dan difasilitasi dengan baik. Jangan sampai usia sudah lanjut ketika masuk rumah sakit pelayanannya kurang baik," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi