Tingkatkan Kepatuhan dan Kemudahan Akses, BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja Kerjasama Sinkronisasi Data Peserta

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KERJASAMA - Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur I Made Puja Yasa menjajaki kerjasama untuk menyelaraskan data fasilitas kesehatan (faskes) dengan BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (26/07/2022).
KERJASAMA - Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur I Made Puja Yasa menjajaki kerjasama untuk menyelaraskan data fasilitas kesehatan (faskes) dengan BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (26/07/2022).

i

Surabaya (republikjatim.com) - BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Timur dan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Timur mulai menjajaki kerjasama. Kerjasama dua penyelenggaran jaminan sosial ini sebagai upaya meningkatkan kepatuhan dan kemudahan akses peserta dalam realisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur, I Made Puja Yasa mengatakan tujuan kerjasama ini untuk menyelaraskan data fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerjasama dan data badan usaha. Tujuannya, memberikan kemudahan akses jaminan sosial bagi peserta sektor pekerja di Provinsi Jawa Timur.

"Untuk menyelenggarakan jaminan sosial dengan baik sebagaimana amanat undang-undang, tentu dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," ujar I Made Puja Yasa usai kegiatan yang diselenggarakan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur, Selasa (26/07/2022).

Puja menjelaskan penyelarasan data faskes dilakukan dengan menyandingkan data faskes yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Namun belum menjadi mitra Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan. Dengan adanya kesamaan jejaring faskes, diharapkan peserta semakin mudah mendapat akses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

"Dari data BPJS Kesehatan ada sekitar 3.000 Faskes. Itu akan dikurangi dengan jejaring dokter gigi sekitar 1.000 data. Sedangkan jejaring PLKK BPJS Ketenagakerjaan sekitar 1.000 Faskes. Ini menunjukkan ada gap sekitar 1.200 data. Ini yang akan dikejar agar semua Faskes dapat menjadi mitra keduanya," ungkap Puja.

Dalam penyelarasan data peserta, akan dilakukan pertukaran data peserta segmen pekerja badan usaha yang akan dilakukan pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan. Nantinya, akan dibuat alat bantu dalam bentuk aplikasi agar memudahkan proses penyandingan data.

"Kami berharap dari penyandingan data, akan ditemukan gap peserta yang sudah terdaftar dalam Program JKN tapi belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan atau sebaliknya," tegasnya.

Sementara Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur, Deny Yusyulian menilai kegiatan Pengawasan Terpadu atau Join Inspection menjadi kegiatan yang menarik dan bagus untuk dikembangkan.

"Kalau peserta mendapatkan kemudahan layanan, secara otomatis pasti akan meningkatkan kepesertaan," papar Deny.

Deny berharap kerjasama yang terjalin diantara dua lembaga penyelenggara jaminan sosial ini dapat memberikan perlindungan dasar bagi seluruh masyarakat. Terutama untuk masyarakat di Jawa Timur.

"Kalau dua BPJS memberikan perlindungan dasar, harapannya ke depan seluruh masyarakat yang ada di Jawa Timur bisa menjadi jauh lebih sejahtera. Dari sisi kesehatan lebih baik, dari sisi jaminan ketenagakerjaan bisa mendapatkan hak-haknya ketika mendapat musibah," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah cepat dan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir menjelang…

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi warganya membuahkan hasil…

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan inovasi di sektor pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas mengejar piala…

Jadi Pilot Project Ekonomi Sirkular Jatim, Bupati Subandi All Out Perkuat Pengelolaan Sampah Plastik di Sidoarjo

Jadi Pilot Project Ekonomi Sirkular Jatim, Bupati Subandi All Out Perkuat Pengelolaan Sampah Plastik di Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 08:45 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Kabupaten Sidoarjo resmi terpilih menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) dalam pelaksanaan Proyek InCircular di …

Dekatkan Layanan Cuci Darah, ​Resmikan Instalasi Dialisis RSUD Sibar, Wabup Mimik Ajak Nakes Layani dengan Senyum

Dekatkan Layanan Cuci Darah, ​Resmikan Instalasi Dialisis RSUD Sibar, Wabup Mimik Ajak Nakes Layani dengan Senyum

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam pemerataan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan kembali diwujudkan.…