Penyidik Polresta Sidoarjo Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Prostitusi Ibu Jual Anak Kandung untuk Pria Hidung Belang

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
IBU KANDUNG - Tersangka E warga Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo yang terjerat kasus dugaan penjualan anaknya Mawar (16) yang masih dibawa umur diamankan di Polresta Sidoarjo, Jumat (03/06/2022) kemarin.
IBU KANDUNG - Tersangka E warga Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo yang terjerat kasus dugaan penjualan anaknya Mawar (16) yang masih dibawa umur diamankan di Polresta Sidoarjo, Jumat (03/06/2022) kemarin.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seusai menetapkan E (35) sebagai tersangka kasus prostitusi anak dibawah umur dengan praktek menjual anak kandung Mawar (16) kepada para hidung belang, tim penyidik Satuan Reskrim, akhirnya menambah tiga tersangka baru dalam kasus penjualan anak dibawa umur ini.

Ketiga tersangka baru itu yakni seorang perempuan, LL serta dua pria hidung belang pelanggan mucikari ibu kandung terhadap anaknya itu yakni NS dan SL.

Dalam pengungkapan kasus prostitusi online anak dibawa umur dengan tersangka utama ibu kandung itu mendapat apresiasi Tokoh Masyarakat (Timas) dan Tokoh Agama (Toga) Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Mereka mengapresiasi kinerja petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo.

Kendati demikian, di sisi lain warga setempat juga merasa kecewa. Hal ini disebabkan penyedia tempat prostitusi itu yakni pemilik kos-kosan yang diduga sudah selama bertahun-tahun menjalankan praktik prostitusi di desa itu selalu lepas dari jerat hukum.

Bahkan sejumlah Tomas dan Toga desa sempat mengutarakan keluhannya itu. Mereka menilai tindakan petugas dianggap kurang tegas terhadap penyedia sarana prostitusi anak di bawah umur itu.

"Pertanyaan warga yang utama adalah sampai sekaran tempat kos (kamar kos-kosan) yang jadikan sebagai ajang prostitusi tidak dipasang garis polisi (police line). Termasuk pemilik kos masih bebas dan tidak pernah tersentuh hukum dalam kasus ini," ujar Kades Ngampelsari, Bambang.

Padahal, warga menilai prostitusi terselubung melibatkan anak dibawa umur itu sudah berjalan bertahun-tahun. Bahkan kos-kosan sudah beroperasi bertahun-tahun. Meski warga sudah sering melaporkan praktik prostitusi di kos-kosan itu, tapi tidak ada tindakan tegas dari petugas. Baru kemarin dilaksanakan penggerebekan itu.

"Selama ini, kami sudah bertahun-tahun dan sudah berkali-kali melapor. Tapi baru kemarin digrebek polisi. Hasil akhirnya, sama saja karena tidak ada tindakan tegas terhadap pemilik kos-kosan. Padahal pemilik kos juga berperan dalam praktik prostitusi itu," tegas salah seorang Tomas Ngampelsari, NI.

Sementara ketiga tersangka baru itu, terdiri dua orang pria dan satu orang perempuan. Dua pria yang ikut jadi tersangka adalah pelanggan prostitusi anak di bawah umur itu yakni NS dan SL. Kinu, keduanya masih menjalani proses pemeriksaan di Polresta Sidoarjo. Termasuk tersangka perempuan LL. Hel/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…