Difasilitasi APKLI, Puluhan PKL dan UMKM Krian Daftar BPJS Ketenagakerjaan Massal

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPJS - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku UMKM Krian mengikuti sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Kecamatan Krian, Rabu (30/03/2022) sore.
BPJS - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku UMKM Krian mengikuti sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Kecamatan Krian, Rabu (30/03/2022) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Krian menfasilitasi sekaligus mengajak 40 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) wilayah Krian mendaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi, para PKL ini berdasarkan datanya merupakan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

Karena itu, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan tidak bisa berbuat apa-apa. Namun jika sejak dini menjaga dari peristiwa yang tidak diinginkan, maka harus dipersiapakan jaminannya. Mulai Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kesehatan (JK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Ketua PAC APKLI Krian, Fahrizal Putra Pratama mengatakan sosialisasi jaminan sosial ini penting untuk memberi beberapa jaminan yang tersedia di BPJS Ketenagakerjaan. Terutama bagi para PKL dan pelaku UMKM. Karena para pemilik usaha kecil ini tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan dan perawatan saat terjadi resiko sosial saat bekerja atau lainnya jika sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami bersama pengurus APKLI Krian siap menjembatani masyarakat (warga) Krian yang ikut program BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya agar tidak ada lagi PKL dan pelaku UMKM yang tidak punya BPJS," ujar Fahrizal Putra Pratama usai Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Kecamatan Krian, Rabu (30/03/2022) sore.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Krian, Nur Hadi Wijayanto menyatakan salah satu Jaminan Kematian (JK) jika ada anggota APKLI yang meninggal dunia saat melakukan aktifitas pekerjaan ini juga ada santunan. Yakni santunan kematian untuk keluarganya. Hal ini, sangat membantu keluarga jika ada anggota APKLI mengalami resiko sosial.

"Apalagi keluarga yang meninggal itu sebagai tulang punggung keluarga. Sehingga tidak adalagi mengalami kesulitan biaya dalam pengobatan dan perawatan maupun ketika mengalami resiko meninggal dunia," ungkapnya.

Nur Hadi menjelaskan jika anggota APKLI sebagian besar para pedagang. Mereka termasuk peserta bukan penerima upah. Hal itu, arahnya ke sektor informal atau mandiri. Iurannya BPJS Mandiri itu sangat murah.

"Untuk dua program, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK) Rp16.800 per bulan dan untuk tabungan hari tua ditambah Rp 20.000 per bulan. Jadi dengan Rp 36.800 itu sudah termasuk kecelakaan kerja, kematian dan tabungan hari tua," jelasnya.

Sementara pria berusia 46 tahun ini menyebutkan cara menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan syarat dan ketentuan sangat mudah bagi pekerja mandiri. Cukup melampirkan fotocopy KTP saja. Selain itu, pasti memiliki aktifitas pekerjaan itu. Misalnya, pedagang pentol, ayam bakar dan sebagainya.

"Harapan saya seluruh terdaftar (mendaftar) sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saya yakin sangat bermanfaat bagi pedagang dan tidak ada lagi yang kesusahan (kesulitan) biaya pengobatan dan perawatan," pungkasnya. Zak/Hel/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…