Gali Potensi Klien Pemasyarakatan Agar Tak Kembali Jadi Pecandu Narkotika

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
POTENSI - Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto mengapresiasi upaya Bapas Surabaya dan BNNK Sidoarjo menggelar program pasca rehab untuk 10 orang eks warga binaan Lapas yang sedang menjalani integrasi, Selasa (29/03/2022).
POTENSI - Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto mengapresiasi upaya Bapas Surabaya dan BNNK Sidoarjo menggelar program pasca rehab untuk 10 orang eks warga binaan Lapas yang sedang menjalani integrasi, Selasa (29/03/2022).

i

Surabaya (republikjatim.com) - Salah satu faktor utama kembalinya pecandu narkotika adalah karena kesulitan mencari kesibukan atau pekerjaan pasca rehabilitasi. Agar hal ini tidak terus terulang, Kanwil Kemenkumham Jatim menggalakkan kegiatan pasca rehabilitasi.

Tujuannya untuk menggali potensi klien pemasyarakatan agar lebih percaya diri dan mampu mengeksplorasi diri masing-masing.

Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto menyebutkan proses rehabilitasi medis dan sosial terhadap pecandu narkotika yang dilakukan di dalam Lapas perlu dipertahankan. Untuk memastikan proses pemulihan terhadap penyalahgunaan narkotika, pihaknya mengoptimalkan peran Balai Pemasyarakatan (Bapas).

"Seperti hari ini, Selasa (29/03/2022) Bapas Surabaya dan BNNK Sidoarjo melaksanakan program pasca rehab untuk 10 orang eks warga binaan lapas yang sedang menjalani program integrasi," ujar Wisnu Nugroho Dewanto kepada republikjatim.com, Selasa (29/03/2022).

Kegiatan yang digelar di Aula Gajah Mada Bapas Surabaya rencananya akan digelar selama tujuh hari. Dimulai dari proses assessment, penggalian potensi diri, konseling individu hingga pencegahan kekambuhan. Selama proses assessment, kesepuluh klien mengaku belum pernah mencoba kembali lagi narkotika.

"Tapi besok akan kami dalami dan pastikan lagi melalui tes urine agar lebih akurat," ungkap Wisnu.

Selanjutnya, yang tak kalah penting penggalian potensi diri masing-masing klien. Karena, selama dua bulan pasca rehabilitasi dan keluar dari Lapas, para klien mengaku masih belum mendapatkan pekerjaan.

"Mayoritas mengeluh tidak tahu harus bekerja di bidang apa. Untuk itu, kami beri pendampingan agar mereka bisa lebih terarah dan mendapatkan pekerjaan sesuai keahliannya," tegasnya.

Dengan begitu, Wisnu yakin, mantan pecandu akan benar-benar memulai hidup baru. Selain itu, tidak akan kembali lagi ke komunitas lamanya.

"Karena program pasca rehabilitasi akan ditutup dengan pencegahan kekambuhan yang di dalamnya diajarkan teknik menolak kepada komunitas lamanya," jelas Wisnu.

Sementara sebelumnya, pada 2021, Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan rehabilitasi narkotika kepada 1.060 warga binaan pengguna narkotika. Pelaksanaannya digelar di tujuh Lapas. Mulai Lapas Surabaya (240 orang), Lapas Malang (50), Lapas Perempuan Malang (30) dan Lapas Pamekasan (220).

Selain itu, di Lapas Narkotika Pamekasan (240), Lapas Madiun (220) dan Lapas Pemuda Madiun (60). Mereka mengikuti program rehabilitasi secara medis maupun sosial.

"Untuk yang baru bebas dari program integrasi, maka kami arahkan untuk program pasca rehabilitasi di Bapas," tandasnya. Kem/Hel/Waw

Berita Terbaru

Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Selasa, 09 Jun 2026 09:39 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 09:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sinyal merah membayangi roda pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ratusan kursi Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan…

Dinodai 2 Peserta 'Ngerpek' Saat Seleksi Direksi PDAM Sidoarjo, Eks Jubir Subandi - Mimik Desak Wawancara Disiarkan Live

Dinodai 2 Peserta 'Ngerpek' Saat Seleksi Direksi PDAM Sidoarjo, Eks Jubir Subandi - Mimik Desak Wawancara Disiarkan Live

Selasa, 09 Jun 2026 08:46 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 08:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proses seleksi Calon Direksi Perumda Delta Tirta (PDAM) Sidoarjo mendadak diguncang isu miring. Di tengah bergulirnya tahapan…

Cegah Krisis, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tangani Sampah dari Hulu - Hilir Hidupkan 86 TPS Berkinerja Rendah dan 25 Mangkrak

Cegah Krisis, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tangani Sampah dari Hulu - Hilir Hidupkan 86 TPS Berkinerja Rendah dan 25 Mangkrak

Senin, 08 Jun 2026 19:02 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat upaya penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Upaya itu, dilakukan…

Wabup Mimik Idayana Tantang Guk Yuk Cilik Jadi Agen Spesial Promosi Wisata Sidoarjo dari Lontong Kupang hingga Tas Kulit

Wabup Mimik Idayana Tantang Guk Yuk Cilik Jadi Agen Spesial Promosi Wisata Sidoarjo dari Lontong Kupang hingga Tas Kulit

Senin, 08 Jun 2026 11:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 11:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo mendadak riuh dan penuh warna, Minggu (07/06/2026). Puluhan anak-anak berbakat unjuk gigi dalam…

Skandal Pungli Perangkat Desa Ratusan Juta, Empat Kades Asal Tulangan Sidoarjo Divonis 4 Tahun Penjara Denda Rp 50 Juta

Skandal Pungli Perangkat Desa Ratusan Juta, Empat Kades Asal Tulangan Sidoarjo Divonis 4 Tahun Penjara Denda Rp 50 Juta

Sabtu, 06 Jun 2026 20:35 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 20:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjual jabatan demi keuntungan pribadi harus dibayar mahal oleh empat Kepala Desa (Kades) nonaktif di Kecamatan Tulangan,…

Sidoarjo Di Bawah Rata-Rata Nasional, SE KPK Jadi Momentum 'Bersih-Bersih' Sengkarut Penerimaan Siswa Baru di Kota Delta

Sidoarjo Di Bawah Rata-Rata Nasional, SE KPK Jadi Momentum 'Bersih-Bersih' Sengkarut Penerimaan Siswa Baru di Kota Delta

Sabtu, 06 Jun 2026 09:32 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sektor pendidikan di Kabupaten Sidoarjo tengah diguncang sorotan tajam. Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan yang…