Pembantu Asal Surabaya Gondol Perhiasan Majikan Asal Tebel Gedangan Senilai Rp 13 Juta

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TERSANGKA - Pembantu rumah tangga Nur K (47) warga Bendul Merisi Kelurahan Bendul, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya saat diamankan di Polsek Gedangan, Kamis (24/03/2022).
TERSANGKA - Pembantu rumah tangga Nur K (47) warga Bendul Merisi Kelurahan Bendul, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya saat diamankan di Polsek Gedangan, Kamis (24/03/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sudah hampir 8 bulan Nur K warga asal Bendul Merisi, Kelurahan Bendul, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di salah satu rumah warga Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Wanita 47 tahun ini dipercaya majikan membersihkan almari pakaian, malah disia-siakan.

Niat busuk di hati tersangka muncul tiba-tiba begitu membuka almari ada sejumlah perhiasan emas milik majikannya itu. Korban pun mengalami kerugian belasan juta dalam kasus pencurian perhiasan di rumah Tri H (48) warga Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini.

Berbagai perhiasan emas berupa cincin, gelang dan anting seberat total 39 gram milik korban yang bernilai Rp 13 juta disikat pembantunya saat ditinggal bekerja.

Korban pencurian, Tri H menceritakan awalnya sekitar pukul 08.00 WIB dirinya menanyai tersangka dengan merayu dan membujuk soal keberadaan perhiasan di dompet yang berada di almari pakaiannya. Awalnya, kata korban, tersangka tidak mengakui perbuatannya. Akhirnya dibujuk pelan-pelan hingga tersangka mengakui telah mencuri perhiasan itu.

"Karena tersangka mengakui, akhirnya korban meminta untuk mengambil perhiasan itu di rumah tersangka. Setelah ditunggu lama tersangka mala tidak kembali ke rumah. Karena itu, korban langsung melaporkan kasus pencurian itu dan tidak lama tersangka diamankan polisi itu," ujar Kapolsek Gedangan, Kompol Samsul Hadi kepada republikjatim.com, Kamis (24/03/2022).

Meski sudah bekerja di rumah korban sejak 8 bulan, tersangka sudah sangat dipercaya korban. Namun, tersangka mencuri perhiasan korban dengan alasan terbelit masalah ekonomi. Yakni karena harus membayar hutang.

"Tersangka menjual perhiasan emas itu kepada pedagang emas yang biasa mangkal di depan toko emas JL Raya Gajahmada Sidoarjo. Dari hasil penjualan perhiasan emas, alhasil tersangka mendapatkan uang sebesar Rp 13 Juta. Kemudian, uang itu oleh tersangka digunakan untuk membeli kompor gas merek Rinnai dan sebagian untuk membayar hutang serta membeli kebutuhan hidup sehari-hari," ungkapnya.

Sementara petugas tidak hanya mengamankan tersangka dalam kasus ini. Tetapi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya kompor gas dan sisa uang hasil penjualan perhiasan emas Rp 1,050 juta.

"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara," tandasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…