Antisipasi Barang-Barang Impor Bajakan, Kanwil Kemenkumham Jatim Gandeng Polri dan Bea Cukai

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KOLABORASI - Kanwil Kemenkumham Jatim berkolaborasi dengan polisi dan Bea Cukai untuk mencegah peredaran barang bajakan, termasuk barang diimpor dari berbagai negara, Rabu (08/12/2021).
KOLABORASI - Kanwil Kemenkumham Jatim berkolaborasi dengan polisi dan Bea Cukai untuk mencegah peredaran barang bajakan, termasuk barang diimpor dari berbagai negara, Rabu (08/12/2021).

i

Surabaya (republikjatim.com) - Kanwil Kemenkumham Jatim berkolaborasi dengan polisi dan Bea Cukai untuk mencegah peredaran barang bajakan. Termasuk barang-barang diimpor dari berbagai negara.

Kepala Divisi Yankumham Kanwil Kemenkumham Jatim, Subianta Mandala mengatakan tahun ini ada setidaknya lima pelanggaran merek yang sudah masuk. Dua kasus diantaranya diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh pihak kepolisian.

"Sedangkan tiga kasus lainnya masih dalam tahap pemeriksaan saksi, baik saksi pelapor maupun saksi ahli," ujar Subianta saat koordinasi pengawasan / pemantauan di bidang kekayaan intelektual dengan instansi terkait, Rabu (08/12/2021).

Lebih jauh, Subianta menjelaskan tren pembajakan produk Kekayaan Intelektual (KI) saat ini tidak hanya dilakukan produsen lokal saja. Tapi, banyak barang lokal yang dibajak dan diproduksi di luar negeri.

"Jadi diimpor dari luar negeri, tapi ditulis made in Indonesia," ungkapnya.

Alasannya, kata Subianta karena biaya produksi di luar negeri lebih murah. Distribusinya pun dibuat di kalangan masyarakat pedesaan. Karena selama ini masih kurang peduli dengan perlindungan kekayaan intelektual.

"Yang dibajak itu kadang yang dianggap remeh seperti alat tulis dan barang yang murah-murah. Tetapi jumlahnya jutaan," tegasnya.

Berangkat dari kasus itu, Kanwil Kemenkumham Jatim terus berupaya memberikan perlindungan atas produk kekayaan intelektual. Salah satunya dengan menggencarkan koordinasi dengan aparat terkait. Kegiatan yang digelar di Hotel Santika Gresik itu diikuti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan sebagai instansi yang berpotensi sebagai penghasil produk KI, serta Kepolisian dan Bea Cukai sebagai instansi penegak hukum KI.

"Termasuk Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual sebagai hilir dari seluruh pendaftaran Kekayaan Intelektual. Lewat koordinasi dengan kepolisian dan Bea Cukai diharapkan ada pencegahan pembajakan produk KI," ungkapnya.

Rencananya, Bea Cukai bakal aktif berkoordinasi ketika ada potensi pelanggaran KI dari barang-barang yang diimpor. Harapannya, saat pemeriksaan barang di bandara dan pelabuhan, sudah bisa dipastikan barang yang masuk ke Indonesia memang benar-benar barang asli atau bajakan.

"Tujuannya agar barang tidak sampai beredar di pasaran. Kami mengapresiasi peran kepolisian yang selama ini aktif berkolaborasi saat ada sengketa merek. Penyelesaian sengketa merek di Jatim termasuk yang cepat dan memuaskan," tandasnya. Kem/Hel/Waw

Berita Terbaru

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah cepat dan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir menjelang…

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi warganya membuahkan hasil…

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan inovasi di sektor pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas mengejar piala…