Gus Muhdlor Gandeng ITS Atasi Langganan Banjir di Tiga Desa di Tanggulangin

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BANJIR - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bersama kepala OPD terkait mengunjungi Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, untuk mencari solusi penanganan langganan banjir, Minggu (07/11/2021).
BANJIR - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bersama kepala OPD terkait mengunjungi Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, untuk mencari solusi penanganan langganan banjir, Minggu (07/11/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo yang menjadi langganan banjir menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo. Kini, penanganan banjir di desa itu masih dicari solusinya.

Rencananya, Pemkab Sidoarjo akan menggandeng tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk menyelesaikan langganan banjir di desa itu.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo terkait mendatangi Desa Kedungbanteng Minggu (07/11/2021). Gus Muhdlor turun untuk mengetahui penanganan banjir dari Kepala Desa Kedungbanteng.

Gus Muhdlor mengatakan penanganan banjir yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Tanggulangin mulai Desa Kedungbanteng, Banjarsari dan Desa Banjarpanji berkaitan dengan pengolahan memanajemen air. Hal pertama yang akan dilakukan menentukan titik terendah tanah di tiga desa itu.

"Kami akan menggandeng ITS dalam menangani masalah banjir ini. Yang pertama kali harus dipetakan menentukan ujung dari titik terendah. Kemudian diarahkan ke avoer-avoer terdekat. Salah satu yang memungkinkan Avoer Penatarsewu," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (07/11/2021).

Gus Muhdlor menjelaskan ketiga desa itu setiap tahun mengalami penurunan tanah. Hal ini yang menjadi penyebab utama banjir yang terjadi di tiga desa itu. Kondisi tanah yang cekung menjadikan tiga desa ini menjadi tujuan aliran air hujan.

"Posisi tiga desa ini seperti mangkok. Makanya, setiap tahun selalu terjadi penurunan tanah. Sifat air pasti mencari tempat yang lebih rendah," ungkap Bupati Alumni Unair Surabaya ini.

Gus Muhdlor menilai secepatnya akan ada koordinasi penanganan banjir Kedungbanteng. Dirinya juga akan melihat langsung kondisi Avoer Penatarsewu jika dibutuhkan akan dinormalisasi.

"Secepatnya kita lakukan mapping serta pengerjaan langsung penarikan air terutama di Desa Kedungbanteng dan Banjarsari agar secepatnya air bisa dilarikan ke Penatarsewu," tegas Bupati Alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Namun semua itu, kata Gus Muhdlor membutuhkan waktu dan hitungan yang matang. Jika tidak, penarikan air melalui pompa penyedot bisa sia-sia. Bisa jadi air banjir yang dibuang kembali lagi.

"Karena itu pemetaan ini penting. Beberapa hari ke depan akan diagendakan bertemu dengan ITS, BPBD, balai besar serta tiga desa terdampak banjir," jelasnya.

Sementara itu Gus Muhdlor menegaskan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) akan disiagakan. BTT ini akan segera dikucurkan jika terjadi banjir. Karena anggaran dapat diberikan jika ada kejadian banjir.

"Desa dapat menggunakan anggaran itu, untuk pembelian pompa air yang tidak dianggarkan sebelumnya. Kalau ada tanda-tanda banjir, BTT itu akan dikucurkan secepatnya untuk mengadakan mesin pompa air," tandasnya. Hel/Waw/Adv

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sidoarjo Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Infrastruktur Rusak dan Pengendalian Banjir

DPRD dan Pemkab Sidoarjo Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Infrastruktur Rusak dan Pengendalian Banjir

Sabtu, 15 Agu 2026 16:00 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 16:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi menyepakati Rancangan Perubahan…

Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Pelantikan Tiga Jajaran Direksi PDAM Sidoarjo Tertahan Lebih dari Sebulan

Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Pelantikan Tiga Jajaran Direksi PDAM Sidoarjo Tertahan Lebih dari Sebulan

Sabtu, 15 Agu 2026 14:01 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib kepemimpinan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo hingga kini masih menggantung. Meski jajaran calon…

LHP BPK Ungkap 28 Proyek Infrastruktur Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 1,9 Miliar, Jembatan Tambak Cemandi Terbesar

LHP BPK Ungkap 28 Proyek Infrastruktur Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 1,9 Miliar, Jembatan Tambak Cemandi Terbesar

Jumat, 14 Agu 2026 17:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 17:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan pembayaran pada 28 paket proyek infrastruktur…

Redam Gejolak di Ruang Digital Jelang HUT RI Ke 81, Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda Gelar Dialog Kebangsaan

Redam Gejolak di Ruang Digital Jelang HUT RI Ke 81, Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda Gelar Dialog Kebangsaan

Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat…

Pramuka Sidoarjo Siap Tancap Gas, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Kemandirian dan Swasembada Pangan

Pramuka Sidoarjo Siap Tancap Gas, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Kemandirian dan Swasembada Pangan

Jumat, 14 Agu 2026 14:04 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 14:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Alun-Alun Sidoarjo tampak berbeda dan dipenuhi semangat membara, Jumat pagi (14/08/2026). Ribuan anggota Pramuka…

Dirut BPR Delta Artha Luruskan Isu NPL, Kredit Macet Bukan Kerugian Siapkan Skema Restrukturisasi Lewat Hukum

Dirut BPR Delta Artha Luruskan Isu NPL, Kredit Macet Bukan Kerugian Siapkan Skema Restrukturisasi Lewat Hukum

Jumat, 14 Agu 2026 13:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 13:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi sorotan Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo terkait peningkatan angka kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL),…