Berbau, Menguning dan Menggumpal, Beras Bansos di Sidoarjo Dipasok BUMN Tidak Layak Konsumsi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TAK LAYAK - Beras Bantuan Sosial (Bansos) yang diterima warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo banyak ditemukan yang tidak layak karena warnanya kuning, berbau tak sedap dan menggumpal, Rabu (11/08/2021).
TAK LAYAK - Beras Bantuan Sosial (Bansos) yang diterima warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo banyak ditemukan yang tidak layak karena warnanya kuning, berbau tak sedap dan menggumpal, Rabu (11/08/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Beras Bantuan Sosial (Bansos) dengan kondisi tidak layak konsumsi ditemukan di Sidoarjo. Kali ini beras Bansos yang warnanya menguning, berbau tidak sedap dan menggumpal itu ditemukan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Karena itu, warga penerima bantuan beras untuk dampak Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat itu mengembalikan beras bantuan itu. Bahkan beras bantuan berstempel BUMN dengan merek Beraskita itu diserahkan kepada Kades Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

"Saya sudah perintahkan perangkat dan meminta warga penerima bantuan mengecek seluruh bantuan beras itu. Kalau tidak layak konsumsi harus dikembalikan," ujar Kades Kedungrejo, Nico Oktavian, Rabu (11/08/2021).

Nico menjelaskan awalnya dirinya mendapati laporan 17 karung beras yang dibagikan ke warganya, kondisinya tidak layak konsumsi. Temuan itu, kemudian segera dilaporkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo terkait agar segera ditindaklanjuti dengan penggantian beras baru.

"Selama menjabat Kades saya baru kali ini ada temuan beras Bansos yang wujudnya kayak gini (tidak layak konsumsi). Kemarin yang 17 karung langsung ditukar dengan yang baru oleh Bulog sebagai penyalur bantuan. Tapi sekarang malah masih ada lagi satu karung beras yang rusak dengan kondisi yang sama. Kalau dikumpulkan semakin banyak," tegasnya.

Nico mengaku kecewa dengan adanya beras Bansos dengan kondisi seperti itu. Menurutnya, beras Bansos itu sangat tidak layak untuk dibagikan kepada warga. Apalagi, saat ini dalam kondisi masa pandemi Covid-19. Bahkan pembagiannya sebagai bantuan sosial.

"Pemkab Sidoarjo seharusnya bisa memberikan beras yang layak kepada warga. Pembagian beras bansos seperti ini tidak boleh asal-asalan. Karena harus melalui prosedur pemeriksaan beras kondisinya layak atau tidak sebelum dibagikan. Daripada tak layak konsumsi lebih baik tak dibagikan karena tidak layak dikonsumsi. Sama saja tidak menghargai warga penerima bantuan," paparnya.

Menanggapi temuan beras Bansos tidak layak konsumsi itu, Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo, Warih Andono mengaku menyayangkan ada beras tidak layak konsumsi dibagikan ke warga. Baginya, beras paket 10 kilogram per PKM itu tidak layak konsumsi semestinya tidak dibagikan ke untuk warga di tengah dampak pandemi Covid-19.

"Kami sebagai wakil rakyat jelas kecewa. Apalagi itu beras ada label BUMN. Harusnya dicek dulu sebelum disalurkan ke warga," tandas politisi Golkar Sidoarjo ini.

Diketahui temuan semacam ini sebelumnya juga pernah terjadi di Sidoarjo. Saat itu, beras tidak layak konusmsi ditemukan dalam sidak yang digelar Komisi D DPRD Sidoarjo. Dalam temuannya, terdapat beberapa poin. Diantaranya seperti beras yang dibagikan warnanya menguning dan berbau apek. Bahkan ada beras beratnya yang tidak sesuai timbangan (takaran). Hel/Waw

Berita Terbaru

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - KB TK Al Muslim menggelar perayaan bertema Bangga Sidoarjo yang diikuti sekitar 170 siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan…

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Jadinya yang ke-167. Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ini, sebagai tonggak…