Resah Kesewenangan Kasek, Perwakilan GTT Wadul Dewan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
WADUL - Perwakilan honorer Guru Tidak Tetap (GTT) mengadu ke Komisi D DPRD Sidoarjo karena resah dengan ulah Kepala Sekolah (Kasek) yang memecat dan mengangkat honorer seenaknya, Senin (09/04/2018).
WADUL - Perwakilan honorer Guru Tidak Tetap (GTT) mengadu ke Komisi D DPRD Sidoarjo karena resah dengan ulah Kepala Sekolah (Kasek) yang memecat dan mengangkat honorer seenaknya, Senin (09/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Belasan perwakilan Guru Tidak Tetap (GTT) atau guru honorer terpaksa mengadu ke Komisi D DPRD Sidoarjo, Senin (09/04/2018). Mereka mengadukan kesewenangan Kasek yang kerap mengangkat (merekrut) dan memberhentikan guru honorer di sekolahnya seenaknya. Apalagi, Surat Keputusan (SK) tugas seorang honorer di sekolah itu hanya ditandatangani Kasek tanpa melibatkan Dinas Pendidikan (Dindik) Pemkab Sidoarjo.

"Kami resah karena sudah bertahun- tahun mengajar, tapi belum diangkat. Tapi GTT yang baru masuk justru dijadikan anak mas. Karena rekuitmen dan pemecatan GTT itu langsung ditangani Kasek sendiri," terang Ketua Forum Komunikasi Honorer Pendidikan Kecamatan Waru, Susiati kepada republikjatim.com, Senin (09/04/2018).

Susiati menjelaskan belakangan ini, cukup banyak tenaga honorer (GTT) baru yang dengan mudahnya diangkat oleh Kasek untuk bisa menjadi guru. Hal ini disebabkan karena SK yang dikeluarkan cukup SK dari Kasek.

"Sekarang mudah sekali bisa menjadi guru. Padahal kami sudah bertahun-tahun ini penuh perjuangan mengabdi nasibnya tidak semakin diperhatikan," imbuhnya.

Susiati mengaku mengadu ke Komisi D DPRD Sidoarjo lantaran makin banyak Kasek, seenaknya menerima tenaga guru baru. Selain itu disisi lainnya, muncul kasus GTT diberhentikan dengan seenaknya oleh Kasek.

"Oleh karenanya, kami (GTT) meminta langkah khusus, untuk mengamankan nasib para GTT ini. Misalnya ada SK dari Kepala Dinas Pendidikan atau sistem lainnya agar Kasek tidak seenaknya sendiri mengangkat dan memberhentikan guru," tegasnya tanpa mau menyebut berapa kasus GTT yang diberhentikan dan kasus guru baru yang dijadikan Kasek GTT.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman yang memimpin jalannya hearing menegaskan yang dikeluhkan kalangan GTT ini merupakan hal sangat wajar. Menurutnya, munculnya keinginan agar perekrutan GTT harus melalui mekanisme dan aturan tersendiri, akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan Komisi D DPRD Sidoarjo dan Dinas Pendidikan, BKD dan Bagian Hukum Pemkab Sidoarjo.

"Kasus ini akan kami komunikasikan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar ada SK pengangkatan guru minimal dari Kepala Dinas Pendidikan," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo secara resmi menerima hasil sinkronisasi Data Penduduk Potensial Pemilih…

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…