Tak Terpengaruh Covid-19, Gus Muhdlor - Subandi Siap Kembangkan Ploso Jadi Kampung Peternak Jangkrik

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ASPIRASI - Cabup Sidoarjo 2020, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) berdialog dan menampung aspirasi peternak jangkrik, Mahmud warga Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Sidoarjo agar bisa berkembang dan omzetnya naik berlipat, Senin (26/10/2020).
ASPIRASI - Cabup Sidoarjo 2020, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) berdialog dan menampung aspirasi peternak jangkrik, Mahmud warga Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Sidoarjo agar bisa berkembang dan omzetnya naik berlipat, Senin (26/10/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) - Subandi bakal mengembangkan Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Sidoarjo menjadi kampung peternak jangkrik. Hal ini, karena di kampung yang berbatasan dengan Desa Lajuk, Kecamatan Porong ini, terdapat puluhan peternak jangkrik.

Selain itu, usaha beternak jangkrik tidak membutuhkan modal besar. Bahkan, juga tidak terpengaruh adanya pandemi Covid-19 di tengah usaha lain omzetnya menurun dratis sejak adanya pandemi 6 bulan lalu.

Salah seorang peternak jangkrik, Mahmud mengakui usaha yang sudah dirintisnya sejak beberapa tahun terakhir ini tidak membutuhkan modal terlalu besar. Bahkan tidak membutuhkan keahlian secara khusus.

"Semua orang bisa beternak jangkrik. Karena tidak butuh modal besar dan tidak ada keahlian khusus. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam beternak jangkrik agar meraup banyak keuntungan. Salah satunya bantuan permodalan untuk memperbesar usaha rumahan atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini," ujar Mahmud kepada republikjatim.com, Senin (26/10/2020).

Mahmud menjelaskan hanya dalam hitungan sekitar 2-3 hari sekali, dirinya mampu menjual hasil ternak jangkrik ke para pelanggannya. Alasannya, dalam hitungan hari, jangkrik sudah mampu berkembangbiak dalam jumlah banyak. Bahkan setiap hari jangkrik dewasa bisa dijual ke pelanggan yang rata-rata berjualan pakan ternak mulai sebagai pakan burung, ikan hingga reptil.

"Kalau pemasaran jangkrik sangat banyak. Selain kami melayani toko pakan ternak di Sidoarjo dan sekitarnya. Selain itu, kami juga sudah memasok jangkrik hingga keluar Provinsi Jatim. Bahkan permintaan pelanggan jangkrik tak terpengaruh adanya pandemi Covid-19 karena stabil. Meski selama ini, peternak jangkrik sekampung ini tidak mendapatkan perhatian Pemkab Sidoarjo sama sekali," tegasanya.

Sementara menanggapi keluhan para peternak jangkrik itu, Cabup yang diusung PKB, Gus Muhdlor menegaskan UMKM memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian daerah. Oleh karena itu, putra KH Agoes Ali Masyhuri ini mengapresiasi para peternak jangkrik itu. Apalagi, pergerakan perekonomian kerakyatan yang tetap tumbuh baik di tengah pandemi Covid-19.

"Kami (Gus Muhdlor-Subandi) ingin membuat perubahan yang lebih baik bagi para pelaku UMKM. Salah satunya, melalui program 20.000 UMKM Naik Kelas. Itu menjadi salah satu komitmen dan konsen kami membangun Sidoarjo. Kami menginginkan para peternak jangkrik misalnya lebih baik segi permodalannya agar mampu memenuhi kebutuhan pengembangan pemasarannya," ungkapnya.

Selain itu, Alumnus Fisip Unair Surabaya ini, pihaknya juga bakal menyiapkan pelatihan dan pembinaan. Terutama bagi pemilik UMKM pemula. Mereka bakal diberi pelatihan dan didampingi para mentor (tenaga ahli). Gus Muhdlor mencontohkan, misalnya pembinaan soal cara berjualan secara online (digital). Bahkan, tidak menutup kemungkinan Desa Ploso bakal dibranding dijadikan Kampung Peternak Jangkrik.

"Itu belum ada di Sidoarjo. Kami yakin itu, akan mendorong penyerapan tenaga kerja baru. Selain itu, dalam jangka panjang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga peternak dan warga sekitarnya. Karena menyerap tenaga kerja dari warga sekitar itu," jelas Alumi SMAN 4 Sidoarjo ini.

Bagi Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini, pelatihan dan pendampingan itu, tidak hanya bagi peternak jangkrik saja. Akan tetapi, para UMKM lain juga bakal diberi perhatian lebih oleh tim Paslon yang diusung PKB ini.

"UMKM naik kelas atau perkembangan level usaha (scaling up) juga mendapat pelatihan dan pembinaan khusus. Misalnya, para pelaku UMKM di Sidoarjo diberi stimulus permodalan sesuai level (tingkatan) usahanya. Itu akan menggerakkan perekonomian. Tujuannya agar yang usaha mikro naik menjadi kecil, yang kecil naik menjadi menengah dan yang menengah bisa naik kelas menjadi sedang. Bahkan yang usaha berskala sedang bisa menjadi besar," tandasnya.

Diketahui jumlah pelaku UMKM di Sidoarjo terus meningkat. Berdasarka datanya Tahun 2017 ada sebanyak 206.934 UMKM, Tahun 2018 angka itu meningkat menjadi 207.184 UMKM dan Tahun 2019 mencapai 207.664 UMKM dengan berbagai jenis usaha. Zak/Waw

Berita Terbaru

Adu Taktik di Atas Rumput Sintetis, PWI Sidoarjo Asah Kekompakan, Sapma PP Tatap Masa Depan Siapkan Regenerasi

Adu Taktik di Atas Rumput Sintetis, PWI Sidoarjo Asah Kekompakan, Sapma PP Tatap Masa Depan Siapkan Regenerasi

Selasa, 04 Agu 2026 09:38 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Si kulit bundar kembali menunjukkan sihirnya sebagai pemersatu. Di bawah hangatnya sorot lampu Lapangan Mini Soccer Ben's Arena,…

Jaga dari Isu Kerusuhan, Forkopimda Jatim Bersatu Tangkal Hoaks dan Polarisasi Digital di Medsos

Jaga dari Isu Kerusuhan, Forkopimda Jatim Bersatu Tangkal Hoaks dan Polarisasi Digital di Medsos

Selasa, 04 Agu 2026 09:18 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 09:18 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Di tengah derasnya arus disinformasi dan konten provokatif yang beredar di ruang digital, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

Perkuat Sinergi Keumatan, Bupati Subandi Silaturahmi PD Muhammadiyah Boyong Pejabat Pemkab Sidoarjo

Perkuat Sinergi Keumatan, Bupati Subandi Silaturahmi PD Muhammadiyah Boyong Pejabat Pemkab Sidoarjo

Senin, 03 Agu 2026 23:08 WIB

Senin, 03 Agu 2026 23:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Kompleks Perguruan…

Atasi Penumpukan Sampah di Sungai Sukodono, Wabup Sidoarjo Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Bangun TPS3R

Atasi Penumpukan Sampah di Sungai Sukodono, Wabup Sidoarjo Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Bangun TPS3R

Senin, 03 Agu 2026 19:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembersihan berkala rupanya belum cukup untuk menyudahi persoalan tumpukan sampah di aliran sungai Kecamatan Sukodono.…

Hadiri Pengajian Qurrota A’yun, Wabup Sidoarjo Titip Doa Agar Tetap Amanah dan Bawa Pulang Bantuan Keuangan Pusat

Hadiri Pengajian Qurrota A’yun, Wabup Sidoarjo Titip Doa Agar Tetap Amanah dan Bawa Pulang Bantuan Keuangan Pusat

Senin, 03 Agu 2026 16:24 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pengajian rutin jamaah Qurrota A’yun di Masjid Nurul Yaqin, Perumahan Pondok Jati, S…

Jajaran Direksi dan Karyawan BPR Delta Artha Perseroda Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan RI ke 81

Jajaran Direksi dan Karyawan BPR Delta Artha Perseroda Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan RI ke 81

Senin, 03 Agu 2026 16:03 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:03 WIB

Jajaran Direksi dan Karyawan BPR Delta Artha Perseroda Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan…