Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, KH Ali Masyhuri atau yang akrab disapa Gus Ali di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo, Jumat (18/04/2026). Kediaman ulama kharismatik Jawa Timur di Sidoarjo ini, kedatangan tamu istimewa yakni Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.
Kunjungan silaturahmi ini terasa istimewa karena Ahmad Muzani tampak didampingi langsung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana. Pertemuan yang kental dengan tradisi kesantunan pesantren ini, bukan sekadar kunjungan formal saja, melainkan juga sebagai bentuk ikhtiar merajut kebangsaan.
Di tengah dinamika tahun politik yang menuntut kedewasaan berdemokrasi, Ahmad Muzani mengatakan kehadiran ulama adalah kompas moral bagi para pemimpin bangsa. Baginya, meminta nasihat kepada Gus Ali adalah agenda wajib demi menjaga stabilitas bangsa.
"Silaturahmi ke kiai itu wajib. Kami memohon doa agar Indonesia senantiasa aman, sekaligus meminta nasihat berharga agar MPR bisa terus merawat kebhinekaan di tengah tantangan zaman," ujar Ahmad Muzani dengan nada rendah hati.
Merespons kunjungan itu, Gus Ali Masyhuri memberikan pesan yang tajam namun menyejukkan. Bagi kiai yang disegani banyak kalangan ini, stabilitas negara sangat bergantung pada harmoni antara pemimpin dan ulama.
"Kalau pemimpinnya rukun, rakyatnya pasti ayem. Negara akan kuat dan kokoh kalau ulama dan umara (pemimpin dan pemerintah) bisa berjalan beriringan," tutur Gus Ali penuh makna.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana yang mendampingi kunjungan itu mengungkapkan rasa bangganya. Menurutnya, langkah ini adalah potret nyata negara memberikan penghormatan kepada ulama sebagai pilar penjaga moral masyarakat.
"Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus menjadi jembatan silaturahmi yang baik antara tokoh-tokoh nasional dengan para kiai di daerah. Sinergi ini adalah modal besar untuk kemajuan daerah," tandas Mimik Idayana yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo ini.
Sementara pertemuan diakhiri dengan lantunan doa bersama dan memohon keselamatan bagi bangsa dan negara. Usai berbagi nasihat dan hangatnya perbincangan, Ahmad Muzani beserta rombongan berpamitan untuk melanjutkan agenda kerja lainnya di Jawa Timur.
"Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa di balik hiruk-pikuk politik nasional, kekuatan sejati Indonesia terletak pada sinergi antara kebijakan yang lahir dari meja kekuasaan dan doa yang dipanjatkan dari meja para kiai," pungkasnya.
Selain Mimik Idayana, Ahmad Muzani juga didampingi anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H Kayan dan Anggota DPRD Surabaya Cahyo Prakoso. Ary/Waw
Editor : Redaksi