Punya Prospek dan Pertahankan Budaya, BHS Siap Kembangkan Peternakan Ayam Hias di Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PETERNAK - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi lahan peternakan milik Akhwan Fanani warga Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo agar bisa diperhatikan dinas terkait dan bisa berkembang, Kamis (27/08/2020).
PETERNAK - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi lahan peternakan milik Akhwan Fanani warga Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo agar bisa diperhatikan dinas terkait dan bisa berkembang, Kamis (27/08/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) bakal mengembangkan peternakan ayam hias di Sidoarjo. BHS menilai budidaya ayam hias memiliki potensi besar jika dikembangkan secara serius.

Selain itu, beternak ayam sebagai upaya mempertahankan budaya warga Indonesia yang sejak jaman nenek moyang kerap beternak ayam. Sekaligus sebagai hiburan bagi pemiliknya.

"Ternak ayam hias masuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tapi juga ada budayanya. Yakni Budaya orang terdahulu. Kami kembangkan peternakan ayam hias juga untuk kepentingan hiburan dan refreshing. Pembangan ayam hias agar masyrakat suka dan akhirnya banyak konsumen tertarik memelihara ayam hias. Karena usaha ini punya prospek tinggi. Asalkan tahu dan cukup pengetahuan soal peternakan," ujar BHS kepada republikjatim.com, Kamis (27/08/2020) seusai mengunjungi Peternakan Ayam Hias milik Akhwan Fanani warga Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Menurut BHS selama 7 tahun beter ayam hias itu, kata BHS peternak yang akrab dipanggil Wawan ini kekurangan bimbingan dari dinas terkait di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Padahal, seharusnya Dinas Peternakan memberikan bimbingan dan tips-tips beternak ayam hias. Jika diperlukan, permodalan peternak juga harus dibantu misalkan dengan cara memasukkan bantuan permodalan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau bantuan permodalan lainnya.

"Kalau dibimbing dinas maka akan memacu para peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo bisa terdongkrak," imbuh Bacabup yang sudah mengantongi rekomendasi resmi Partai Gerindra ini.

Begitu juga soal mahalnya harga pakan ternak, kata mantan anggota DPR RI periode 2014 - 2019 ini, akan diperhatikan secara serius. Salah satunya dengan mengupayakan agar pakan ternak dari sejumlah pabrik pakan ternak yang ada di Sidoarjo bisa memberika diskob khusus bagi peternak di Sidoarjo.

"Pemberian diskon khusus peternak Sidoarjo itu, akan mendorong peternak ayam hias, ayam petelor dan ayam pedaging mendapatkan keuntungan yang cukup," tegasnya.

Persoalan lainnya lanjut Alumnus ITS Surabaya ini adalah minimnya dokter hewan. Menurutnya bukan hanya dokter hewan yang ahli dalam peternakan ayam akan tetapi juga dokter hewan yang ahli menangani ternak kambing dan sapi. Apalagi, di Sidoarjo belum ada Fakultas Kedokteran Hewan, meski Sidoarjo sebagai kabupaten agraris dan industri.

"Nanti, saya akan membuat tradisi lomba dan kontes ayam cantik dan ayam bersuara merdu maupun panjang agar menaikkan kembali geliat warga beternak ayam hias hingga ayam petelor dan pedaging. Lombanya bisa rutin agar bisa menjadi tradisi warga Sidoarjo sekaligus bisa menikmati suara ayam dalam waktu cukup lama," jelasnya.

Sementara salah seorang peternak ayam hias, Akhwan Fanani mengaku sudah merintis usahanya itu sejak 7 tahun lalu. Hal itu bermula dari hobinya memelihara ayam. Saat ini, pria yang akran dipanggil Wawan ini sudah beternak berbagai ayam hias. Diantaranya ayam sumatera, kate, serama, poland, cemani, hutan (merah, hijau dan kelabu), ayam gaok (Madura) serta ayam Onagadori (Jepang).

"Jualan saya lewat online. Rata-rata penjualan seharga Rp 1,5 juta sampai Rp 5,5 juta. Semua bergantung panjang ekor dan usianya. Kelemahan di Sidoarjo tidak ada komunitas dan wadahnya sehingga hampir tidak ada pameran soal ayam hias," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Rencana Razia Lokalisasi Bocor, Warung Remang-Remang Mendadak Sunyi, Dewan Sidoarjo Desak Evaluasi Total

Rencana Razia Lokalisasi Bocor, Warung Remang-Remang Mendadak Sunyi, Dewan Sidoarjo Desak Evaluasi Total

Minggu, 12 Jul 2026 14:32 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Operasi besar-besaran penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forkopimda, Sabtu…

Bocor, Razia Maraton Malam Hari Wabup Sidoarjo Pastikan 'Sikat Habis' Prostitusi, Judi dan Miras di Kota Delta

Bocor, Razia Maraton Malam Hari Wabup Sidoarjo Pastikan 'Sikat Habis' Prostitusi, Judi dan Miras di Kota Delta

Minggu, 12 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 12:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo menunjukkan taringnya dalam memberantas penyakit masyarakat. Dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo,…

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kasus dugaan korupsi rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya menemui titik…