Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah bangunan gudang milik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Muhida) yang ada di Kelurahan Pucanganom, Kecamatan Sidoarjo ludes terbakar, Senin (17/08/2020) sore. Diduga kebakaran itu, dipicu pembakaran sampah di rumah kosong yang ada di sebelah gudang sekolah favorit itu.
Tidak hanya itu, api juga sempat merembet hingga membakar sebagian kusen gedung SMP PGRI 16 yang ada di sebelahnya. Beruntung dalam kebakaran itu, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Sidoarjo Kota, AKP Anggono Wijaya menceritakan sebelum kebakaran, diduga dua orang warga di sekitar lokasi kebakaran membersihkan rumput di sebuah rumah kosong milik Anie Silvia. Usai bersih-bersih di rumah yang ada di Kelurahan Pucanganom Nomor 91 D, salah seorang diantaranya membakar sampah yang berisi tumpukan pakaian bekas itu.
"Dugaan sementara karena angin bertiup cukup kencang sehingga mengakibatkan api membakar plastik dan pakaian itu hingga merembet ke bangunan sekolah itu," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Kapolsek api juga merembat hingga membakar gudang tempat penyimpanan barang-barang bekas milik SD Muhida. Usai membakar habis gudang itu, kemudian api juga membakar sebagian kusen gedung bangunan SMP PGRI 16 Sidoarjo di sebelahnya.
"Beruntung api bisa segera dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Sidoarjo," tegasnya.
Sementara salah seorang petugas Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo, Aryo menegaskan ada lima unit mobil PMK dari Posko Sidoarjo Kota yang dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah beberapa jam api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.
"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Setelah sempat berjibaku beberapa jam api akhirnya dapat dipadamkan. Api cukup sulit padam karena anginnya masih kencang," tandasnya. Yan/Hel/Waw
Editor : Redaksi