Tiga Organ Hati Sapi Terkena Parasit Dibuang, Takmir Masjid Penambangan Ikuti Anjuran Petugas

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KURBAN - Petugas Dinas Pangan Dan Pertanian perwakilan Kecamatan Balongbendo Yudo Wibisono didamping drh Bagus Pandu Satria Utomo saat di Masjid Baiturridwan mengecek kondisi organ hati sapi dan kambing, Sabtu (01/08/2020).
KURBAN - Petugas Dinas Pangan Dan Pertanian perwakilan Kecamatan Balongbendo Yudo Wibisono didamping drh Bagus Pandu Satria Utomo saat di Masjid Baiturridwan mengecek kondisi organ hati sapi dan kambing, Sabtu (01/08/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perwakilan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Sidoarjo di Kecamatan Balongbendo, Yudo Wibisono bersama drh Bagus Pandu Satrio Utomo mengecek proses pelaksanaan penyembelihan hewan kurban baik sapi dan kambing di wilayah Kecamatan Balongbendo. Para petugas ini, ke lapangan untuk memastikan hewan kurban yang akan dipotong memenuhi unsur Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) saat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah ini.

Saat petugas ke Masjid Baiturridwan Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo petugas langsung mengecek daging yang sudah disembelih terutama organ hati yang rentan terkena parasit (cacing). Hasilnya, dari 7 ekor sapi, 3 ekor sapi diantaranya organ hatinya terkena hewan parasit itu.

"Harapan kami hewan kurban itu, aman. Artinya tidak terkena penyakit (tidak ada cacingnya). Kemudian sehat artinya dagingnya layak dikonsumsi. Selain itu, utuh artinya hewannya tidak cacat fisik dan halal artinya tata cara penyembelihan harus memenuhi syarat halal," ujar petugas drh Bagus Pandu Satria Utomo kepada republikjatim.com, Sabtu (01/08/2020).

Hasil penyembelihan hewan kurban di Masjid Baiturridwan dari 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing, kata drh Bagus ditemukan 3 ekor sapi terkena penyakit parasit karena ada cacingnya di organ hatinya. Pihaknya meminta agar 3 hati sapi itu segera diafkirkan (buang).

"Ini untuk mencegah penyebaran penyakit dan penularan sapi yang menular ke manusia. Organ hati itu harus dibuang. Meski organ hati itu direbus dengan suhu yang tinggi dikhawatirkan telor cacing belum mati, meski temuan ini sangat langkah. Kejadiaannya satu banding seratus ribu," ungkapnya.

Salah satu faktor penyebab terkena parasit (cacing) organ hati sapi atau kambing adalalah karena kandang yang kurang bersih dan asupan makanan yang diberikan kepada hewan itu.

"Kami berharap agar panitia kurban yang menemui organ hati sapi atau kambing yang terkena parasit (cacing) segera diafkir atau dibuang. Biasanya ciri-ciri sapi yang terkena parasit bulu sapinya kusam. Sedangkan daging dan lainnnya layak dikonsumsi tidak perlu khawatir untuk dimakan," tegasnya.

Sementara Ketua Takmir Masjid Baiturridwan Penambangan, Ustadz Tajuddin menegaskan berdasarkan hasil kunjungan dinas itu, dipastikan 3 organ hati sapi, pasti akan diafkir atau dibuang.

"Saya berterima kasih kepada drh Bagus dan Pak Yudo yang mengecek langsung hewan kurban. Ini bisa buat pelajaran dan hikmah bagi panitia agar kedepan berusaha memilih jenis hewan kurban yang benar-benar Aman, Sehat, Utuh dan Halal itu," paparnya.

Tajuddin memastikan proses pembagian daging kurban di Desa Penambangan itu dilakukan secara door to door (dari rumah ke rumah). Hal ini untuk menghindari kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

"Apalagi jumlah penerima daging dari masjid kami ada sekitar 1.200 Kepala Keluarga (KK)," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

KONI Sidoarjo Siap Gelar Musorkablub, KONI Jatim Tegaskan Sikap Netral dan Minta Sesuai AD/ART

KONI Sidoarjo Siap Gelar Musorkablub, KONI Jatim Tegaskan Sikap Netral dan Minta Sesuai AD/ART

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo dijadwalkan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa…

Kesempatan Emas, Pendaftaran Ketua Umum KONI Resmi Dibuka ASN, TNI dan Polri Berpeluang Pimpin Olahraga Kota Delta

Kesempatan Emas, Pendaftaran Ketua Umum KONI Resmi Dibuka ASN, TNI dan Polri Berpeluang Pimpin Olahraga Kota Delta

Jumat, 21 Agu 2026 22:00 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 22:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo resmi membuka pendaftaran Calon Ketua Umum untuk periode 2026 -…

Lewat Lapangan Hijau, Bupati Subandi Rangkul Seluruh Parpol Demi Sidoarjo Guyub Rukun

Lewat Lapangan Hijau, Bupati Subandi Rangkul Seluruh Parpol Demi Sidoarjo Guyub Rukun

Kamis, 20 Agu 2026 18:36 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 18:36 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - ​Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Pilar Sport Center, Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Rabu (19/08/2026) malam. Di…

Bukan di Kelas Malah Asyik Nongkrong di Warkop, Pelajar Bolos di Sidoarjo Terjaring Razia Petugas Satpol PP

Bukan di Kelas Malah Asyik Nongkrong di Warkop, Pelajar Bolos di Sidoarjo Terjaring Razia Petugas Satpol PP

Kamis, 20 Agu 2026 14:21 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bukannya duduk manis mendengarkan pelajaran di dalam kelas, belasan pelajar di Kabupaten Sidoarjo justru asyik nongkrong di…

Grebek Sindikat Meterai Palsu Antarprovinsi, DJP dan Polda Metro Jaya Selamatkan Kerugian Negara Rp 1 Triliun

Grebek Sindikat Meterai Palsu Antarprovinsi, DJP dan Polda Metro Jaya Selamatkan Kerugian Negara Rp 1 Triliun

Kamis, 20 Agu 2026 10:37 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 10:37 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Sinergi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Polda Metro Jaya sukses membongkar jaringan lintas provinsi pembuat dan pengedar…

Komitmen Bangun Karakter Anak, Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Rp 23 Miliar untuk 5.500 Guru Ngaji di Kota Delta

Komitmen Bangun Karakter Anak, Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Rp 23 Miliar untuk 5.500 Guru Ngaji di Kota Delta

Kamis, 20 Agu 2026 08:43 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 08:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan pendidik keagamaan. Sebanyak,…