Ponorogo (republikjatim.com) - Kendati baru memasuki musim kemarau. Namun kekeringan sudah melanda sejumlah desa di Ponorogo. Diantaranya di Dusun Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong dan Dusun Banyuripan, Desa Duri, Kecamatan Slahung. Di kedua desa itu, saat ini sudah mulai mengalami krisis air bersih.
Kondisi ini mendorong relawan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Ponorogo, Sugiri Sancoko tergerak hatinya. Relawan yang dikenal dengan sebutan Semut Ireng ini menggelar Bakti Sosial (Baksos) pendiatribusoan air bersih di kedua wilayah itu, Senin (27/07/2020).
Satu truk tangki air bersih yang dikirim Relawan Semut Ireng untuk warga di kedua desa itu langsung ludes. Sebelum pendistribusian air bersih, masyatakat setempat sudah mempersiapkan tempat air dan rela mengantre. Mereka menyiapkan ember, jerigen dan tong air.
"Sejak sebulan terakhir ini, warga mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih harus minta tetangga hingga beli. Kedatangan bantuan Pak Sugiri dan relawannya ini sangat membantu warga. Karena kami sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ujar warga Dusun Kates, Desa Pandak, Ny Yuli, Senin (27/07/2020).
Kepala Desa Pandak, Sirnan menegaskan pendistribusian air bersih itu untuk RT 02 RW 01 Dusun Kates. Menurutnya di lingkungan RT itu, sudah menjadi langganan kelangkaan air bersih.
"Baru hari ini ada kiriman air bersih. Padahal, daerah itu memang di lereng pegunungan. Harapan kami bantuan air bersih terus berkelanjutan untuk warga Kates itu," pintahnya.
Sementara Ketua Relawan Semut Ireng, Manto Setiawan mengaku usaha yang dilakukan timnya bertujuan membantu warga yang kesulitan air bersih. Bahkan pihaknya akan kembali mengirimkan air bersih jika warga membutuhkannya secara kontinyu.
"Kami siap membantu warga yang kesulitan air bersih. Walau dengan dana urunan kami wajib membantu. Kami siap memasok air bersih kalau warga membutuhkan kapan saja. Semua melihat kondisi. Kalau ada permintaan, kami langsung dropping," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi