Panja Covid-19 Dewan Pertanyakan Dasar Bantuan Rp 10 Juta Per Kampung Tangguh di Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Panja Penanganan Covid-19 DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori
Wakil Ketua Panja Penanganan Covid-19 DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Panitia Kerja (Panja) Penanganan Covid-19 DPRD Sidoarjo mulai persoalkan bantuan Rp 10 juta untuk sekitar 84 Kampung Tangguh yang ada di Sidoarjo. Hal ini, lantaran bantuan yang semula diberikan Rp 7 juta menjadi Rp 10 juta itu, diduga tanpa dilengkapi analisa kebutuhan. Apalagi, bantuan itu berasal dari APBD Pemkab Sidoarjo.

"Seharusnya memberikan bantuan apa pun bentuknya itu harus didasari analisa kebutuhan. Jangan hanya seremonial pencairan bantuan Rp 10 juta saja. Sebelumnya akan diberi Rp 7 juta per kampung tangguh sekarang realisasinya dinaikkan menjadi Rp 10 juta. Itu harus ada analisa kebutuhan dan peruntukkannya juga harus jelas," terang Wakil Ketua Panja Penanganan Covid-19 DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori kepada republikjatim.com, Selasa (21/07/2020).

Bagi politisi senior PKB ini, jika pemberian bantuan tak didasari dengan analisa kebutuhan maka bisa jadi bakal terkesan buang-buang anggaran. Karena peruntukkannya tidak efektif layaknya bantuan Rp 3 juta per Rukun Warga (RW) sebelumnya.

"Bahkan di sejumlah desa memicu perselisihan karena tidak jelasnya breakdown penggunaan anggaran bantuan itu," imbuh Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo ini.

Kendati Panja penanganan Covid-19 itu memiliki fungsi pengawasan dan kontrol, kata Dhamroni akan tetapi hingga kini belum ada detail penggunaan anggaran Covid-19 sejak awal penggunaan. Apalagi, dalam penggunaan anggaran Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) belum ada patokan dan dasarnya.

"Kami hanya mengingatkan. Kami memiliki fungsi pengawasan, kontrol dan pengawalan anggaran agar tepat sasaran. Termasuk soal siapa, dimana, bagaimana dan untuk apa itu harus jelas dalam setiap program bantuan. Kami mengkritisi kebijakan gugus tugas ini secara keseluruhan. Misalnya Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) harus bersinergi untuk mengedepankan sisi kuratifnya," tegas Ketua PAC PKB Tulangan ini.

Begitu juga soal edukasi atau sosialisasi untuk masyarakat. Hal itu harus digalakkan secara kontinyu lantaran tenaga medis (nakes) di Sidoarjo sangat terbatas. Sosialisasi ke masyarakat itu agar tidak semua meremehkan dan acuh dengan protokol kesehatan. Sehingga saat ada tambahan positif Covid-19, semua bergantung pada nakes yang terbatas jumlahnya itu.

"Karena itu, Satgas di Kampung Tangguh harus benar-benar tangguh mencegah penyebaran Covid-19. Jangan asal potong anggaran fisik untuk penanganan Covid-19 tanpa analisa kebutuhan. Misalnya proyek fisik anggarannya dikepras maka dampaknya sangat banyak pekerja atau kuli bangunan tidak bekerja, karena sepinya pekerjaan fisik," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Bupati Subandi Usap Air Mata Keluarga Tak Mampu di Krian dengan Bantuan Kursi Roda dan Perbaikan RTLH

Bupati Subandi Usap Air Mata Keluarga Tak Mampu di Krian dengan Bantuan Kursi Roda dan Perbaikan RTLH

Rabu, 07 Okt 2026 06:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 06:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam meringankan beban warga kurang mampu terus ditunjukkan secara nyata.…

Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Cuan, Desa Sidorejo Krian Launching Wisata Petik Melon Premium

Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Cuan, Desa Sidorejo Krian Launching Wisata Petik Melon Premium

Rabu, 07 Okt 2026 06:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 06:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lahan desa yang tadinya kurang produktif di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, kini resmi disulap menjadi tempat wisata edukasi…

Sidak Proyek Betonisasi Jalan Junwangi - Kemasan Krian, Bupati Subandi Minta PPK Kerap Evaluasi Kejar Deviasi 9 Persen

Sidak Proyek Betonisasi Jalan Junwangi - Kemasan Krian, Bupati Subandi Minta PPK Kerap Evaluasi Kejar Deviasi 9 Persen

Selasa, 06 Okt 2026 20:10 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - ​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mematangkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Bupati Sidoarjo, Subandi …

Sidak Rusunawa Tambak Kemerakan Krian, Wabup Sidoarjo Prihatin Merasa Eman Bangunan Megah Mangkrak

Sidak Rusunawa Tambak Kemerakan Krian, Wabup Sidoarjo Prihatin Merasa Eman Bangunan Megah Mangkrak

Selasa, 06 Okt 2026 19:18 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - ​Kondisi Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Desa Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo memicu keprihatinan mendalam bagi Pe…

Frontage Road Waru Bebas Bangunan Liar, Satpol PP Sidoarjo Hancurkan Warung-Warung Bandel Kembalikan Fungsi Jalan

Frontage Road Waru Bebas Bangunan Liar, Satpol PP Sidoarjo Hancurkan Warung-Warung Bandel Kembalikan Fungsi Jalan

Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo terus bergerak cepat menata kawasan jalan protokol. Kali ini,…

Kejar Minus Progres Pekerjaan 9,9 Persen, Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 Miliar Dikebut 24 Jam Non-Stop

Kejar Minus Progres Pekerjaan 9,9 Persen, Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 Miliar Dikebut 24 Jam Non-Stop

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan Jembatan Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo dikerjakan secara maraton 24 jam penuh mulai Senin (05/10/2026).…