Puluhan Massa Lurug DPRD Sidoarjo, Desak Penghapusan RUU HIP

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ORASI - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) demo di depan kantor DPRD Sidoarjo menuntut dewan Sidoarjo membawa aspirasi merrka soal penghapusan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ke DPR RI, Selasa (07/07/2020).
ORASI - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) demo di depan kantor DPRD Sidoarjo menuntut dewan Sidoarjo membawa aspirasi merrka soal penghapusan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ke DPR RI, Selasa (07/07/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar aksi di depan kantor DPRD Sidoarjo, Selasa (07/07/2020). Mereka mendesak dewan Sidoarjo untuk membawa aspirasi mereka soal penghapusan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Dalam aksinya, massa dikawal ketat petugas Polresta Sidoarjo dan Satpol PP. Para peserta aksi juga menggelar orasi dengan membawa berbagai poster yang bertuliskan tentang penolakan terhadap RUU HIP. Alasannya, Pancasila sebagai dasar negara sudah final dan tidak perlu dirubah lagi.

"Bagi kami, Pancasila merupakan dasar negara yang sudah teruji membawa Indonesia hidup rukun selama 75 tahun. Berbagai usaha untuk mengganti dasar negara ini berulang kali terjadi. Tapi Indonesia bulat mempertahankannya. Karena itu GMBI akan mempertahankan Pancasila sampai titik darah penghabisan jika ada pihak yang berusaha mengganti Pancasila," ujar salah seorang peserta aksi.

Ketua LSM GMBI Distrik Sidoarjo Nunuk menjelaskan pihaknya akan terus berupaya meminta DPR RI dan pemerintah menghapus RUU HIP.

"Karena Pancasila itu sudah final sebagai dasar negara. Sementara RUU HIP cenderung ke paham komunis," ungkapnya.

Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD Sidoarjo Usman yang menerima perwakilan massa mengapresiasi gerakan ini. Menurutnya aspirasi yang disampaikan ini sangat wajar, karena ini merupakan bagian dari warga negara Indonesia yang sadar atas keberadaan Pancasila.

"Pancasila selamanya harus tetap pancasila. Tidak perlu dirubah dan tidak perlu diotak atik lagi. Karena itu sudah sempurna," tegasnya.

Usman menegaskan dalam butir-butir di Pancasila sudah lengkap karena dapat menyangkut semua elemen bangsa. Seperti masalah ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, keadilan dan kesejahteraan.

"Kalau ada pihak-pihak yang ingin merubah pancasila menjadi ekasila, itu perlu diwaspadai. Kami sebagai wakil rakyat, kami mendukung secara kelembagaan DPRD Sidoarjo menolak RUU HIP menjadi undang-undang. Kami meminta mengeluarkan dari Prolegnas," ungkapnya.

Selain itu, politisi senior PKB Sidoarjo ini juga akan mengirimkan surat pernyataan ini kepada pimpinan DPR RI soal penolakan itu. Menurutnya, semakin banyak yang menyampaikan aspirasi menolak, maka DPR RI harus mendengar rakyat aspirasi itu.

"Semakin banyak yang menyuarakan penolakan, maka aspirasi ini akan semakin didengar DPR RI. Semua aspirasi rakyat harus dijalankan," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kasus dugaan korupsi rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya menemui titik…

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas dalam memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Untuk mengamankan program percepatan transformasi…

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Oleh Badruzzaman Pemerhati Kebijakan Publik dan Pendidikan Sidoarjo ​Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ting…