Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) bertandang ke Kantor PCNU Sidoarjo, Kamis (25/06/2020). Dalam kunjungan PCNU kedua kalinya ini, BHS bersama timnya ingin menyerahkan sejumlah bantuan.
Sejumlah bantuan itu diantaranya uang tunai Rp 50 juta untuk pembangunan Masjid KH Hasyim Asyari milik PCNU Sidoarjo di JL Lingkar Timur. Selain itu, juga memberikan bantuan pendidikan untuk Universitas Nahdlotul Ulama Sidoarjo (Unusida) sebesar Rp 100 juta serta bantuan sembako sebanyak 600 paket untuk PCNU, Muslimat dan Fatayat.
"Di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi di Sidoarjo saya hanya bisa memberikan bantuan tidak terlalu banyak. Akan tetapi, kami harap bantuan ini bermanfaat bagi warga NU yang prosentasenya mencapai 86 persen dari jumlah penduduk di Sidoarjo," terang Bambang Haryo Soekartono kepada republikjatim.com, Kamis (25/06/2020).
Lebih jauh, Bacabup yang bakal diusung Partai Golkar dan Gerindra ini menjelaskan jika masalah pendidikan sangatlah penting. Baginya, masalah pendidikan di Sidoarjo khususnya soal Perguruan Tinggi (PT) masih sangat kurang. Namun dengan adanya partisipasi NU terhadap warga Sidoarjo dengan dibangunnya Universitas Nahdlotul Ulama Sidoarjo (Unusida) harus didukung semua pihak.
"Karena itu, saya ingin berpartisipasi dalam pembangunan dunia pendidikan. Saya ingin Unusida mampu mengakomodir kebutuhan industri, pertanian, peternakan dan perikanan, serta kesehatan masyarakat Sidoarjo. Kalau semua kebutuhan untuk pembangunan itu diakomodir tentu akan ada fakultas baru sesuai kebutuhan itu di Unusida. Kami merasa tambahan fakultas di sejumlah bidang itu sangatlah penting untuk mendukung kesejahteraan warga Sidoarjo," imbuhnya.
Mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini, jika di Sidoarjo memiliki banyak PT yang sebagian besar lengkap denhan fakultas yang bisa menunjang pembangunan di Sidoarjo, tentu para pelajar tidak perlu lari ke Malang atau Surabaya dalam menempuh pendidikan yang memadai.
"Para mahasiswa cukup menempuh pendidikan di Sidoarjo. Tak perlu kemana-mana. Tentu akan sangat bersinergi dengan berbagai pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat Sidoarjo," tegas alumnus ITS Surabaya ini.
Sementara Wakil Ketua PCNU Sidoarjo, M Zainal Abidin yang juga Ketua Pembangunan Masjid KH Hasyim Asyari mengaku berterima kasih atas bantuan dari BHS itu. Menurutnya, bangunan masjid itu bakal dibuat ala Jawa agar bisa menjadi ikon PCNU Sidoarjo. Dalam hitungannya masjid membutuhkan anggaran Rp 28 miliar.
"Tapi kami tak pernah berkecil hati. Kuncinya pembangunan masjid ada di kekompakan panitia. Sebagai Ketua Gugus Tugas (Gusgas) Penanganan Covid-19 PCNU Sidoarjo kami ucapkan juga ribuan terima kasih. Apalagi, selama ini, Gusgas tidak hanya memberi santunan ke warga NU saja, akan tetapi juga ke warga lainnya," paparnya.
Soal masalah usulan tanbahan fakultas di Unusida yang disampaikan BHS, mantan Ketua KPU Sidoarjo yang juga Wakil Ketua BPP Unusida ini mengapresiasinya. Baginya ketika memotret kondisi dan geografis Sidoarjo sudah layak ada penambahan fakultas sesuai kebutuhan pembangunan Sidoarjo.
"Misalnya Fakultas Pertanian dan Fakultas Perikanan, itu sangat baik. Tapi, kami juga harus menyiapkan sarana dan prasarananya terlebih dahulu. Agar kalau fakultas baru dibuka sudah siap segalanya. Usulan Pak BHS akan kami dorong untuk penyiapan fakultas itu," urainya.
Sekretaris PCNU Sidoarjo, Suwarno mengucapkan terima kasih atas 3 jenis bantuan yang diberikan BHS itu. Apalagi, bantuan sembako bukan hanya untuk PCNU tetapi juga untuk PC Muslimat dan PC Fatayat Sidorjo.
"Terima atas bantuan dan kebersamaan ini. Semoga melancarkan Pak BHS melangkah dalam mencari ridlo Allah," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi