Genjot Target PAD Telaga Ngebel Rp 240 Juta Per Bulan di Tengah Pandemi Covid-19

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TELAGA NGEBEL - Ratusan pengunjung mulai memadati wana wisata Telaga Ngebel, Kecamatan Ngebel, Ponorogo yang mulai ditargetkan meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 240 Juta per bulan, Minggu (13/06/2020).
TELAGA NGEBEL - Ratusan pengunjung mulai memadati wana wisata Telaga Ngebel, Kecamatan Ngebel, Ponorogo yang mulai ditargetkan meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 240 Juta per bulan, Minggu (13/06/2020).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Di tengah pandemi Covid-19, wana wisata Telaga Ngebel, Kecamatan Ngebel, Ponorogo masih memiliki target cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, di masa pandemi Covid-19, target wisata alam air itu justru ditarget meraup Rp 240 juta per bulan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kabid Destinasi dan Industri Disbudparpora Pemkab Ponorogo, Muhariadi mengakui adanya rasa was- was saat pengunjung Telaga Ngebel membludak. Namun pihaknya memperhatikan protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah. Diantaranya pengunjung masuk dicek suhu badannya. Jika di pos masuk ditemukan memiliki suhu 37,5 derajat ke atas maka harus balik kanan. Selain itu, hotel dan rumah makan juga menerapkan jaga jarak seperti penataan kursi serta pengurangan konsumen hingga 50 persen.

"Begitu juga perahu di Telaga Ngebel harus diisi 50 persen penumpang. Kemudian pengunjung tetap harus bermasker, menyediakan hand sanitizer dan cuci tangan. Bahkan setiap satu jam sekali petugas pariwisata keliling memakai sound sistem dengan motor roda tiga untuk mensosialisasikan protokol kesehatan itu," katanya Minggu (14/06/2020).

Selain itu, Muhariadi menjelaskan dengan diberlakukannya uji coba new normal serta dibukanya wisata Telaga Ngebel membuat pihaknya harus tetap memenuhi target PAD dari destinasi wisata Telaga Ngebel itu.

"Setelah dibuka dengan adanya uji coba new normal, kami punya target 30.000 tiket terjual dengan estimasi anggaran Rp 240 juta setiap bulan. Target sebelum Covid-19 Rp 2,2 miliar setahun. Jadi rata-rata sebulan Rp 200 jutaan," tegasnya.

Penjaga Pos Pintu Utama Telaga Ngebel, Patke menjelaskan pandemi Covid-19 bagi warga dan pelaku jasa di wisata di Telaga Ngebel seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Disi lain warga masih was-was berkunjung ke Telaga Ngebel dan di sisi lain butuh berjalannya roda perekonomian bagi para pengusaha dan PAD wisata Telaga Ngebel.

"Sebenarnya masih was-was. Tapi di sisi lain masyarakat butuh hiburan dan masyarakat sini butuh perputaran perekonomian. Makanya semua harus mentaati protokol kesehatan. Seperti kalau ada pengunjung suhu badannya di atas 37,5 atau 38 derajat tidak diizinkan masuk ke Telaga Ngebel," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan pemilik warung pecel dan lontong pecel di dekat pintu utama masuk wisata Ngebel.

"Sudah mulai ramai sejak dibuka. Sebenarnya semua was -was, tetapi mari jaga kesehatan diri masing-masing. Semoga warga Ngebel tidak ada yang kena virus Corona dan semua pengunjungnya sehat," pintah ibu-ibu penjual nasi pecel ini.

Begitu juga seperti diharapkan Sri Indarti Sulistiyowati. Pemilik rumah makan Resto Bu Lis mengaku dengan dibukanya wisata Telaga Ngebel merasa lega. Alasanya, bisa membuka usahanya lagi.

"Kami tetap jaga protokol kesehatan. Pelayan (karyawan) resto saya menggunakan face shild serta sarung tangan dalam melayani hidangan untuk pemesan atau pengunjung resto. Di kasir menggunakan pembatas plastik agar pengunjung membayar tidak langsung kontak muka dengan kasir," tandasnya. Mal/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Kolaborasi Media, RSI Siti Hajar Sidoarjo Kenalkan Layanan Kesehatan Terpadu Anak dan Kesehatan Mental

Perkuat Kolaborasi Media, RSI Siti Hajar Sidoarjo Kenalkan Layanan Kesehatan Terpadu Anak dan Kesehatan Mental

Minggu, 18 Okt 2026 19:56 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas…

Komitmen Nyata DPR RI dan Partai NasDem, Beasiswa KIP Kuliah Senilai Rp 4,6 Miliar Cair untuk 101 Mahasiswa UMSIDA

Komitmen Nyata DPR RI dan Partai NasDem, Beasiswa KIP Kuliah Senilai Rp 4,6 Miliar Cair untuk 101 Mahasiswa UMSIDA

Minggu, 18 Okt 2026 18:33 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Komitmen dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Sidoarjo kembali ditunjukkan secara nyata. Melalui jalur …

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keberadaan struktur patahan aktif Sesar Waru yang melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo kini menjadi perhatian serius.…

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo…

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman bahaya…

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian…