Sidoarjo (republikjatim.com) - Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas literasi kesehatan masyarakat. Langkah strategis ini, diwujudkan melalui penguatan kolaborasi bersama insan pers dalam acara Media Gathering yang digelar di kawasan Taman Pinang, Sidoarjo, Jumat (16/10/2026) malam.
Kegiatan itu, menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penting bagi pihak manajemen RSI Siti Hajar Sidoarjo untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan layanan unggulan terbaru.
Direktur Utama RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr. H. Iqbal Faizin, M.Kes., AIFO-K memaparkan pihaknya kini mengintegrasikan pengembangan layanan kesehatan terpadu yang menggabungkan tiga disiplin keahlian. Yakni dokter spesialis anak, dokter spesialis kesehatan jiwa (psikiater), dan psikolog. Layanan holistik ini, dirancang khusus untuk mendampingi tumbuh kembang anak, remaja hingga pelajar.
"Fasilitas yang ditawarkan mencakup pemeriksaan tumbuh kembang, tes inteligensi (IQ), konsultasi pemilihan jurusan pendidikan hingga penanganan kesehatan mental. Anak-anak dan remaja tidak hanya membutuhkan perhatian terhadap kesehatan fisik saja. Akan tetapi juga aspek psikologis dan mental. Melalui integrasi tiga bidang ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh layanan terpadu yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang generasi muda," ujar dr Iqbal.
Selain layanan tumbuh kembang dan kesehatan mental, RSI Siti Hajar Sidoarjo juga terus memperkuat fasilitas penanganan medis modern.
"Salah satunya, keberadaan catheterization laboratory (cath lab) untuk tindakan kardiovaskular komprehensif, seperti pemasangan ring jantung sesuai indikasi medis," ungkapnya.
Langkah terbuka RSI Siti Hajar Sidoarjo menyapa insan pers mendapat sambutan positif dari para pimpinan organisasi wartawan di Sidoarjo.
Ketua PWI Sidoarjo, Mustain, menegaskan pentingnya sinergi antara fasilitas kesehatan dan media massa dalam menyebarkan edukasi yang akurat kepada publik.
"Kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas penyebaran informasi kesehatan yang benar dan edukatif. Media menjadi jembatan utama agar masyarakat makin paham pentingnya menjaga kesehatan serta mengetahui akses layanan yang tersedia," kata Mustain.
Senada dengan hal itu, Ketua Forum Wartawan Sidoarjo (FORWAS), M Taufik menyoroti keterbukaan informasi sebagai kunci keterhubungan antara institusi kesehatan dan masyarakat.
"Kami berharap komunikasi ini terus terjalin secara terbuka dan berkelanjutan. Dengan akses informasi yang transparan, media dapat membantu menyampaikan program-program kesehatan unggulan ini secara lebih luas," ungkap Taufik.
Melalui momentum Media Gathering ini, RSI Siti Hajar Sidoarjo berharap keterbukaan dan kemitraan erat bersama wartawan dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat Sidoarjo terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik maupun mental secara menyeluruh. Ary/Waw
Editor : Redaksi