Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Sidoarjo kembali ditunjukkan secara nyata. Melalui jalur aspirasi Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lita Machfud Arifin sebanyak 101 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) resmi menerima bantuan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dengan nilai total mencapai Rp 4,6 miliar.
Penyerahan bantuan pendidikan itu, berlangsung khidmat di Gedung GKB 1 Lantai 7 Kampus UMSIDA. Acara ini, dihadiri langsung mahasiswa penerima manfaat, para orang tua/wali murid, serta jajaran pimpinan civitas akademika UMSIDA.
Melalui Beasiswa KIP-Kuliah aspirasi ini, setiap mahasiswa mendapatkan fasilitas diantaranya bebas Uang Kuliah Tunggal (UKT) penuh selama masa studi, bantuan Biaya Hidup (Living Cost) sebesar Rp 5.700.000 per semester,
total proyeksi bantuan nencapai Rp 85.600.000 per mahasiswa hingga lulus.
Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin mengatakan tidak boleh ada anak bangsa yang terhenti cita-citanya menempuh pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi.
"Pendidikan harus menjadi hak yang dapat diakses seluruh anak bangsa, bukan menjadi keistimewaan bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi saja. Bantuan Rp 4,6 miliar ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan memberikan ketenangan bagi mahasiswa agar fokus meraih cita-cita," ujar Lita Machfud Arifin di sela penyerahan bantuan KIP di Umsida.
Lita juga berpesan agar para mahasiswa penerima bantuan tidak berkecil hati dengan latar belakang keluarga.
"Jangan pernah merasa kecil karena berasal dari keluarga sederhana. Jadikan pendidikan sebagai jalan mengubah masa depan. Belajarlah sungguh-sungguh, bahagiakan orang tua dan kelak jadilah pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat," pintanya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama menyampaikan perjuangan di bidang pendidikan merupakan bentuk tanggung jawab politik moral untuk menghadirkan perubahan sosial. Menurut Dimas, keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari infrastruktur fisik.
"Membangun daerah tidak cukup hanya dengan membangun jalan, jembatan atau gedung. Kita harus membangun masa depan manusianya. Infrastruktur menghubungkan wilayah, tetapi pendidikan menghubungkan generasi dengan masa depan yang lebih baik," tegas Dimas.
Selain itu, Dimas menambahkan Partai NasDem Sidoarjo berkomitmen memastikan anak-anak dari latar belakang petani, buruh hingga pedagang kecil memiliki kesempatan setara untuk menjadi sarjana dan bisa bekerja profesional.
"Termasuk bisa menjadi pemimpin masa depan melalui sinergi program dari jenjang PIP hingga KIP-Kuliah," ungkapnya.
Dukungan nyata ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kampus. Wakil Rektor I UMSIDA, Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian Anggota DPR RI Lita Machfud Arifin terhadap masa depan mahasiswa Sidoarjo.
"Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Ibu Lita Machfud Arifin. Bantuan ini, menjadi kabar yang sangat membahagiakan bagi mahasiswa dan para orang tua. Kami berharap mahasiswa dapat menjaga prestasi akademik serta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," tutur Prof Hana.
Langkah konkret penyaluran beasiswa ini, lanjut Hana sekaligus mempertegas esensi politik kerakyatan, di mana kerja politik tidak sekadar hadir saat Pemilu saja.
"Akan tetapi, konsisten memberikan solusi nyata dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi