Bupati Nonaktif Sidoarjo Didakwa Terima Uang Rp 550 Juta dari Kontraktor Pemenang Proyek

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DAKWAAN - Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah menjalani sidang dakwaan kasus dugaan suap dari Ibnu Ghofur dan M Totok Sumedi serta Kepala Dinas PU, Kepala Bagian ULP dan Kabid Bina Marga Dinas PU di Pengadilan Tipikor Juanda, Sidoarjo, Rabu (03/06/2020).
DAKWAAN - Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah menjalani sidang dakwaan kasus dugaan suap dari Ibnu Ghofur dan M Totok Sumedi serta Kepala Dinas PU, Kepala Bagian ULP dan Kabid Bina Marga Dinas PU di Pengadilan Tipikor Juanda, Sidoarjo, Rabu (03/06/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah mulai menjalani sidak perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Juanda, Sidoarjo, Rabu (03/06/2020). Dalam sidang dakwaan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mendakwa, Saiful Ilah. Akan tetapi juga mendakwa 3 terdakwa lainnya.

Diantaranya Kepala Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih, Kabid Bina Marga Dinas PUBM dan SDA yang juga PPkom, Judi Tetrahastoto dan Kabag ULP, Sanadjihitu Sangadji.

Para terdakwa ini diduga menerima uang suap dari pengadaan barang dan jasa Tahun 2019 dari sejumlah proyek dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Sidang perdana ini digelar di ruang sidang Candra Pengadilan Tipikor Surabaya, Juanda, Sidoarjo dengan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Cokorda Gede Arthana.

Dalam sidang itu, JPU mendakwa Saiful Ilah dengan pasal berlapis. Bupati Nonaktif ini didakwa menerima uang suap senilai Rp 550 juta secara bertahap dari dua kontraktor (rekanan) yakni Ibnu Ghofur dan M Totok Sumedi (yang sudah divonis dalam sidang sebelumnya). Uang pemberian itu untuk memenangkan sejumlah tender proyek infrastruktur di Sidoarjo.

"Uang pemberian itu sebagai hadiah dari Ibnu Gofhur dan M Totok Sumedi atas pemenangan sejumlah paket proyek pembangunan di Sidoarjo Tahun Anggaran 2019," terang JPU KPK, Arif Suhermanto saat membacakan dakwaan di persidangan, Rabu (03/06/2020).

Arif mengungkapkan dugaan uang suap itu, selain diberikan kepada Saiful Illah, juga diberikan ketiga terdakwa lain yang disidang dalam berkas perkara terpisah. Yakni Kadis PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih yang menerima Rp 227 juta, Kabid Bina Marga Dinas PUBM dan SDA yang juga Ppkom Judi Tetrahastoto menerima Rp 350 juta dan Kabag ULP Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangadji yang didakwa menerima Rp 330 juta.

"Terdakwa (Saiful Ilah) ditangkap KPK melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat menerima uang sebesar Rp 350 juta pada 7 Januari 2020 sekitar jam 17.10 WIB. Saat itu terdakwa menerima uang dari Ibnu Ghofur. Uang diberikan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo," tegasnya.

Dalam kasus ini, kata Arif para terdakwa bakal didakwa sejumlah pasal. Diantaranya didakwa Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas dakwaan itu, Bupati Nonaktif Saiful Illah melalui tim penasehat hukumnya bakal mengajukan eksepsi.

"Setelah mendengar isi dan uraian dakwaan, kami akan mengajukan keberatan (eksepsi)," ujar Ketua Tim Penasehat Hukum Terdakwa, Samsul Huda seusai persidangan.

Selain itu, Samsul menilai perbuatan Saiful Ilah bukan termasuk tindak pidana korupsi.

"Eksepsi lengkapnya akan kami sampaika di nota keberatan. Kalau saya sampaikan disini nanti KPK sudah siap-siap memberikan tanggapan. Kan nggak lucu," paparnya.

Sementara Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Cokorda Gede Arthana menegaskan jika persidangan dinyatakan selesai dan ditutup. Sidang bakal dilanjutkan Senin tanggal 8 Juni 2020 dengan agenda pembacaan eksepsi terdakwa.

"Sidang dilanjutkan Senin pekan depan," tandasnya. Rik/Nan/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kasus dugaan korupsi rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya menemui titik…

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas dalam memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Untuk mengamankan program percepatan transformasi…

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Oleh Badruzzaman Pemerhati Kebijakan Publik dan Pendidikan Sidoarjo ​Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ting…