Dewan Sidoarjo Dorong PPDB Digelar Secara Profesional

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Sidoarjo, Usman dan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori
Ketua DPRD Sidoarjo, Usman dan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo mendorong Dinas Pendidikan (Dindik) Pemkab Sidoarjo mendorong pelaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD, SMP dan SMA (Negeri) secara transparan dan profesional. Ini menyusul, hampir setiap pelaksaaan PPDB kerapkali DPRD Sidoarjo mendapatkan berbagai keluhan soal pelaksanaan PPDB itu.

Terutama soal surat keterangan tinggal (domisili) serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Kedua surat ini kebanyakan dianggap sebagai surat sakti untuk masuk sekolah lantaran tanpa dicek kondisinya di lapangan.

"Kami minta Dindik menggelar PPDB Tahun 2020 ini secara profesional dan transparan. Artinya semua dilaksanakan sesuai peraturan dan petunjuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Terutama dalam pengisian kuota setiap jalur," kata Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori kepada republikjatim.com, Rabu (20/05/2020).

Politisi Senior PKB ini menyebutkan jika PPDB digelar secara profesional maka prosentase jalurnya diantaranya jalur zonasi minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, jalur perpindahan orangtua/wali maksimal 5 persen dan jika ada sisa kuota, jalur prestasi dapat dibuka, bisa berdasarkan UN ataupun prestasi akademik dan non-akademik lainnya maksimal 30 persen.

"Karena yang rawan dimainkan Surat Keterangan Tak Mampu (SKTM) dan Surat Keterangan Tinggal (Domisi), maka kedua surat ini harus benar-benar dicek. Itu untuk memastikan jika SKTM dan surat domisi dibuat sesuai di lapangan. Jangan sampai orang yang mampu justru masuk lewat jalur afirmasi (orangtua) tidak mampu. Bagi kami orangtua miskin anaknya juga harus terdata di Kartu Indonesia Pintar (KIP)," pintah pria yang akrab dipanggil Cak Dham ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman menegaskan pentingnya pelaksanaan PPDB dilaksanakan secara profesioanal dan transparan. Apalagi sudah menggunakan sistem online.

"Kami minta pelaksanaan PPDB bisa berjalan secara profesional, transparan berintegritas dan berkeadilan. Ini agar pelaksanaannya berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," tegasnya.

Bagi mantan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo ini, PPDB yang profesional, para peserta didik yang ada bisa terakomodir dan terpenuhi segala haknya berdasarkan prosedur yang legal. Sedangkan transparan dan berintegritas mengedepankan nilai-nilai kompetisi dan kejujuran, karena akan ada proses seleksi. Sebab PPDB yang berprofesional akan mencetak anak didik yang berkualitas.

"Karena PPDB bukan sesuatu yang bersifat teknis, tapi strategis berkaitan pembangunan karakter peserta didik. PPDB yang baik menciptakan karakter anak didik siap berkompetisi, menghargai proses dan menerima kekalahan ataupun kemenangan," tandasnya. Adv/Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kasus dugaan korupsi rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya menemui titik…

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas dalam memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Untuk mengamankan program percepatan transformasi…

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Oleh Badruzzaman Pemerhati Kebijakan Publik dan Pendidikan Sidoarjo ​Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ting…