Disambati Mantan Pemain Legendaris, BHS Siap Antar Sepak Bola Sidoarjo ke Liga Utama

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SEMBAKO - Bacabup Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyerahkan bantuan sembako dampak Covid-19 mantan pemaian Deltras, Gatot Mulbajadi dan Isdiantono di Warpo 01 JL Raya Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jumat (15/05/2020) sore.
SEMBAKO - Bacabup Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyerahkan bantuan sembako dampak Covid-19 mantan pemaian Deltras, Gatot Mulbajadi dan Isdiantono di Warpo 01 JL Raya Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jumat (15/05/2020) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) merasa prihatin atas prestasi dunia persepakbolaan di Sidoarjo. Hal ini, setelah politisi Partai Gerindra ini mendengarkan keluhan para mantan pemain Liga Indonesia serta para pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) di Warpo 01 JL Raya Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jumat (15/05/2020) sore.

Usai mendengarkan sejumlah keluhan dari para legenda sepak bola Sidoarjo itu, BHS mengaku siap berjuang agar sepak bola Sidoarjo naik tahta. Bahkan, mantan anggota DPR RI periode 2014 - 2019 ini bertekad untuk menghantarkan sepak bola Sidoarjo untuk masuk ke panggung Liga Utama.

Terpuruknya sepak bola di Sidoarjo itu, diungkapkan mantan pelatih, Gatot Mulbajadi dan pemain sepak bola yang pernah merumput di Sidoarjo, Isdiantono.

"Kami mengakui di Sidoarjo banyak pemain berpotensi. Bahkan melahirkan banyak bibit pemain andalan. Tapi, sekarang para pemain asal Sidoarjo itu direkrut sejumlah klub ternama di Liga Satu dan Liga Dua. Karena di Sidoarjo sangat minim perhatiannya," kata Gatot Mulbajadi kepada republikjatim.com, Jumat (15/05/2020) sore.

Karena itu, Gatot menilai ada beberapa persoalan yang dibenahi agar sepak bola di Sidoarjo naik tahta lagi. Diantaranya soal dana pembinaan untuk Sekolah Sepak Bola (SBB) dan lainnya.

"Kalau banyak bibit pemain berpotensi tapi tak pernah ada laga (pertandingan) di internal Sidoarjo, kemampuan pemain tak bisa diasa," tegas pelatih Blitar United ini.

Hal senada disampaikan pemain sepak bola legenda lainnya, Isdiantono. Menurutnya pihaknya mengaku prihatinan atas merosotnya prestasi sepak bola Sidoarjo. Bagi mantan pemain Deltras ini, persoalan regenerasi pemain di Sidoarjo masih perlu diperhatikan. Termasuk soal sarana dan prasarana untuk berlatih sepak bola.

"Diakui atau tidak di Sidoarjo memiliki banyak lapangan bagus. Seperti Stadion Jenggolo dan Gelora Delta. Tapi sayang pemainnya minim. Padahal banyak SSB (club sepak bola) yang ingin menelorkan pemain handal di lapangan hijau," ungkapnya.

Sementara menanggapi sejumlah keluhan itu, BHS mengaku siap memajukan dunia sepak bola di Sidoarjo. Akan tetapi, pihaknya bakal melaksanakan sejumlah pembenahan saat diamahani menjadi Bupati Sidoarjo. Apalagi, pihaknya meyakini sepak bola yang besar bakal menjadi kebanggaan daerah asal sekaligus membawa nama baik daerah.

"Kalau sekarang banyak daerah yang tidak sebesar Sidoarjo tapi dunia sepak bolanya justru lebi maju dari Sidoarjo. Misalnya Persela dan Madura United. Kalau daerah lain bisa kenapa Sidoarjo tidak bisa. Kami sangat yakin bisa diraih prestasi itu," paparnya seusai menyerahkan sembako dampak Covid-19 ke para mantan pemaian legendaris sekaligus menyerahkan bantuan sejumlah bola dan sarung tangan itu.

BHS menilai Sidoarjo memiliki peluang bersar untuk membangkitkan dunia sepak bola. Menurutnya persoalan finansial (anggaran) saat ini ada sekitar 950 perusahaan berskala besar di Sidoarjo. Hal itu bisa digandeng untuk bekerjasama memajukan sepak bola Sidoarjo. Belum lagi adanya sekitar 216.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai ikon Sidoarjo.

"Kami yakin baik perusahaan besar maupun UMKM itu bisa digandeng membesarkan sepak bola Sidoarjo. Apalagi, anggaran Pemkab Sidoarjo juga mencukupi untuk mendorong sepak bola menjadi maju. Semua bisa dikolaborasikan dengan menggandeng CSR perusahaan dan UMKM Sidoarjo," jelasnya.

Selain masalah anggaran pembinaan dan soal regenerasi pemain melalui ajang kompetisi internal, bagi Bambang Haryo yang masih harus diperhatikan adalah masalah pembenahan sejumlah infrastruktur sepak bola di Sidoarjo. Diantaranya soal sarana lapangan di tingkat pedesaan. Perbaikan lapangan dan sarana pendukung lainnya ini juga harus diperbaiki agar bibit-bibit pemain sepak bola handal dapat berlatih dengan semangat penuh dan maksimal.

"Kami akan data semua lapangan yang layak dan belum layak. Kalau belum layak akan diperbaiki. Begitu juga soal kompetisi internal antar SSB (club) akan diperbanyak lagi untuk menggairahkan setiap klub bola untuk berkompetisi dan melahirkan para pemain bola berskill profesional," urainya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo, Warih Andono. Ketua DPD Golkar Sidoarjo ini menyetujui semua progam pembenahan sepak bola di Sidoarjo yang disampaikan Bacabup Sidoarjo BHS itu.

"Karena sepak bola ini anggaran pembinaannya ada di KONI, maka pertama yang harus dibenahi manajemen dan pengelolaan anggaran di KONI. Kalau KONI bagus, soal anggaran berapa pun pasti akan didukung. Apalagi untuk kemajuan sepak bola maupun cabang olahraga lainnya pasti juga akan maju," tandas politikus senior ini. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Santri Korban Keracunan Dirawat di 7 Rumah Sakit, Bupati Subandi Instruksi Penanganan Maksimal Hingga Sembuh

Ratusan Santri Korban Keracunan Dirawat di 7 Rumah Sakit, Bupati Subandi Instruksi Penanganan Maksimal Hingga Sembuh

Selasa, 01 Sep 2026 23:12 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 23:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi turun langsung meninjau penanganan darurat ratusan santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), D…

Perkuat Sinergi Teritorial, Dandim 0816 Sidoarjo Rangkul Media dan Konten Kreator Ajak Jaga Kondusifitas Kota Delta

Perkuat Sinergi Teritorial, Dandim 0816 Sidoarjo Rangkul Media dan Konten Kreator Ajak Jaga Kondusifitas Kota Delta

Selasa, 01 Sep 2026 21:51 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 21:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Aula Makodim 0816 Sidoarjo saat Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo, Letkol Inf…

Kesaksian Santri dan Pengasuh Ponpes Mahika Sidoarjo, Kronologi Keracunan MBG Hingga Tepis Isu Miring Ada Korban Jiwa

Kesaksian Santri dan Pengasuh Ponpes Mahika Sidoarjo, Kronologi Keracunan MBG Hingga Tepis Isu Miring Ada Korban Jiwa

Selasa, 01 Sep 2026 21:37 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 21:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putar, Kecamatan T…

Ratusan Santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Program MBG Dugaan Sementara Menu Basi

Ratusan Santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Program MBG Dugaan Sementara Menu Basi

Selasa, 01 Sep 2026 20:50 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 112 santri di Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak m…

Tantangan Anggaran Ketat 2026, Bupati Subandi Boyong Pejabat Sidak Dinas P2CKTR Sidoarjo Ajak Kencangkan Ikat Pinggang

Tantangan Anggaran Ketat 2026, Bupati Subandi Boyong Pejabat Sidak Dinas P2CKTR Sidoarjo Ajak Kencangkan Ikat Pinggang

Selasa, 01 Sep 2026 18:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 18:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menghadapi pengetatan anggaran secara signifikan pada Tahun 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi langsung mengambil langkah cepat.…

Langkah Cepat Siapkan Pemilu 2029, PKB Sidoarjo Rombak Total Pimpinan Fraksi Pasang Dua Politisi Muda

Langkah Cepat Siapkan Pemilu 2029, PKB Sidoarjo Rombak Total Pimpinan Fraksi Pasang Dua Politisi Muda

Selasa, 01 Sep 2026 12:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo, Senin (31/08/2026) sore, mendadak menyita perhatian. Ini menyusul, pimpinan DPC PKB…