Sidoarjo (republikjatim.com) - Petugas Kesehatan Polresta Sidoarjo mensterilisasi kepulangan 143 santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto yang datang dan dijemput keluarganya di GOR Sidoarjo, Sabtu (11/04/2020). Sterilisasi santri dan barang bawaannya ini sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19 di Sidoarjo.
Dari Ponpes Amanatul Ummah, ratusan santri ini diangkut menggunakan 11 unit kendaraan Elf. Kemudian para santri langsung mengikuti proses pengecekan kondisi tubuh sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat turun dari kendaraan di halaman GOR Sidoarjo.
Proses lainnya diantaranya screening suhu tubuh, penyemprotan disinfektan melalui bilik antiseptik, cuci tangan menggunakan cairan hand sanitizer serta wajib menggunakan masker. Satu per satu seluruh santri yang datang maupun pengurus Ponpes yang turut mendampingi, juga tidak luput dari pemeriksaan kesehatan Bidang Dokkes Polresta Sidoarjo.
"Kedatangan para santri ini dalam rangka libur kegiatan pendidikan di pesantren kami," terang salah satu Pengurus Ponpes Amanatul Ummah, Pacet, Ustadz Budi kepada republikjatim.com, Sabtu (11/04/2020).
Setelah melalui berbagai SOP kesehatan antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) dari Dokkes Polresta Sidoarjo, para santri kemudian dijemput keluarga (wali santri) untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.
Sementara Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Supiyan menegaskan upaya sterilisasi ini sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Sidoarjo.
"Kami menghimbau para santri agar dikarantina di rumahnya masing-masing. Kalau ada keluhan sakit agar segera periksa ke rumah sakit atau klinik terdekat dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat," tandasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi