Prioritaskan Pencegahan Virus Corona, Rencana Demo Buruh Soal Omnibus Law Dibatalkan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BARENG - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji dan Forkopimda Ngopi Bareng para buruh di Balkoni Cafe, Sidoarjo memutuskan membatalkan rencana aksi para buruh, Selasa (17/03/2020) malam.
BARENG - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji dan Forkopimda Ngopi Bareng para buruh di Balkoni Cafe, Sidoarjo memutuskan membatalkan rencana aksi para buruh, Selasa (17/03/2020) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Semakin merebaknya Virus Corona (Covid-19) terlebih lagi dalam masa inkubasi selama 14 hari ini membuat kalangan buruh khawatir. Padahal, para buruh sedang berjuang melawan Omnibus Law yang digodok pemerintah pusat dan dinilai tidak memihak ke nasib buruh itu.

Berdasarkan rencananya, aksi demo beberapa elemen buruh dan serikat pekerja 18 Maret 2020 dan 23 Maret 2020, termasuk di Sidoarjo. Untuk mendiskusikan situasi perkembangan terakhir terkait rencana aksi itu, di tengah masa inkubasi 14 hari penyebaran virus corona digelar acara Ngopi Bareng Forkopimda Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo bersama Serikat Pekerja dan Buruh Sidoarjo, Selasa (17/03/2020) malam.

Forum rembukan ini dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Ketua SPSI Jatim Ahmad Fauzi, Ketua SPSI Sidoarjo Soleh, Ketua Persatuan Pekerja Buruh Sidoarjo (PPBS) Edi Kuncoro dan perwakilan serikat pekerja dan buruh Sidoarjo lainnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menghimbau serikat pekerja dan buruh agar menyampaikan ke rekan-rekan buruh lainnya soal rencana aksi yang ditunda itu. Yakni agar mempertimbangkan kembali soal rencana aksi demo menolak Omnibus Law 18 Maret 2020 dan 23 Maret 2020. Mengingat saat ini sedang dihadapkan penanganan persoalan kemanusiaan, yakni pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Selama 14 hari ini dalam masa inkubasi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19). Sesuai instruksi pusat, kami berupaya menghindari kerumunan orang banyak sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Corona. Karenanya, kalau bisa rencana aksi demo ditunda dulu demi sisi kemanusiaan. Bukan berarti kami menghalangi penyampaian aspirasi dari rekan-rekan buruh. Ini agar wilayah Sidoarjo terselamatkan dari virus ini," pintah Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Selasa (17/03/2020) malam.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Menurutnya saat ini aspek pencegahan Virus Corona menjadi perhatian semua pihak. Hal ini bukan berarti, pihaknya tidak memperhatikan aspirasi dari buruh terkait penolakan Omnibus Law itu.

"Kami persilahkan sampaikan aspirasi dengan cara lain. Bisa melalui diskusi seperti malam ini. Lebih baik aksinya pasca masa inkubasi 14 hari," tegasnya.

Sementara, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim, Ahmad Fauzi menegaskan aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 18 Maret 2020 dan 23 Maret 2020 baik di Sidoarjo maupun Jawa Timur bakal ditunda. Hal ini mengingat saat ini ada prioritas yang harus diutamakan lebih dulu. Yakni pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19). Buruh khawatir jika dalam kerumunan massa berjumlah banyak, akan ada penularan dari virus ini.

"Tapi bukan berarti kami menggugurkan harapan terhadap pemerintah pusat. Yakni menunda atau tidak jadi mengesahkan undang-undang Omnibus Law. Sesuai tuntutan kami ke pemerintah pusat," tandasnya. Yan/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas dalam memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Untuk mengamankan program percepatan transformasi…

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Oleh Badruzzaman Pemerhati Kebijakan Publik dan Pendidikan Sidoarjo ​Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ting…

Angkat Tari Solah Ketingan, Siswi SMPN 1 Sidoarjo Raih Putri Berbakat I Jatim Terima Pujian Wabup Mimik Idayana

Angkat Tari Solah Ketingan, Siswi SMPN 1 Sidoarjo Raih Putri Berbakat I Jatim Terima Pujian Wabup Mimik Idayana

Kamis, 09 Jul 2026 20:36 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 20:36 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir generasi muda Sidoarjo di kancah regional. Kanaya Syakira Pramudya, siswi berbakat dari SMP…

Wujudkan Generasi Emas, Bupati Subandi Luncurkan 4.000 Beasiswa, Targetkan Kuota Naik Jadi 20.000 Penerima

Wujudkan Generasi Emas, Bupati Subandi Luncurkan 4.000 Beasiswa, Targetkan Kuota Naik Jadi 20.000 Penerima

Kamis, 09 Jul 2026 19:56 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 19:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menorehkan langkah progresif dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayahnya. Melalui…

Adu Banteng Bus Mira Tabrak Toyota Innova dan Motor di Balongbendo Sidoarjo, 1 Tewas Terjepit 3 Terluka

Adu Banteng Bus Mira Tabrak Toyota Innova dan Motor di Balongbendo Sidoarjo, 1 Tewas Terjepit 3 Terluka

Kamis, 09 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 11:36 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jalur tengkorak Surabaya - Mojokerto kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan maut melibatkan Bus PO Mira, Toyota Kijang Innova …

Melejit 25 Persen, Kanwil DJP Jatim II Perkuat Basis Pajak Digital di Marketplace demi Ketahanan Fiskal 2026

Melejit 25 Persen, Kanwil DJP Jatim II Perkuat Basis Pajak Digital di Marketplace demi Ketahanan Fiskal 2026

Kamis, 09 Jul 2026 09:58 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 09:58 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pajak Tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) II me…