Bojonegoro (republikjatim.com) - Menyikapi soal merebaknya virus Corona di dunia dan Indonesia menjadi salah satu isu aktual yang diangkat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (04/03/2020). Karena itu, Kepala Kanwil Krismono berharap tim PORA di wilayah kerja Kanim Tanjung Perak lebih optimal dan aktif dalam pengawasan orang asing. Hal ini untuk menangkal peryebaran virus Corona itu.
Rapat Timpora yang dilaksanakan di Hotel Aston Bojonegoro ini dibuka Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono. Dia didampingi Kadiv Imigrasi Pria Wibawa dan Kakanim Tanjung Perak Sugiono.
Krismono mengatakan salah satu kebijakan untuk merespon kondisi terkini terkait virus Corona dengan mengoptimalkan peran tim PORA sampai tingkat kecamatan agar pengawasan lalu lintas, keberadaan dan kegiatan orang asing di Jawa Timur dipantau lebih optimal dan maksimal. Menurutnya, dengan melihat kasus di negara-negara seperti Korea Selatan, Italia maupun Iran, virus Corona jenis virus yang termasuk paling cepat persebarannya.
"Secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh pada kompleksitas permasalahan yang ditimbulkan sebagai dampak penyebaran virus itu," katanya.
Kondisi ini, lanjut Krismono merupakan cambuk sekaligus tantangan dan motivasi bagi tim PORA Provinsi Jawa Timur. Khususnya tim PORA Kabupaten Bojonegoro maupun Tim Pengawasan Kabupaten/Kota dan Kecamatan agar lebih meningkatkan penguatan koordinasi.
"Sekaligus meningkatkan regulasi pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing secara terkoordinasi. Saya berharap dari rapat ini dapat menghasilkan kebijakan yang dijadikan acuan seluruh tim dalam bekerja," pintahnya.
Krismono menekankan prinsipnya pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di Indonesia tidak bergantung pada Imigrasi saja. Melainkan semua pihak, baik instansi/ lembaga negara terkait maupun masyarakat.
"Ini dalam rangka menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan meminimalisir penyebaran virua Corona," tandasnya. Kem/Hel/Waw
Editor : Redaksi