Warga Semambung Jabon Desak Normalisasi Sungai Antisipasi Banjir dan Pemasangan PJU

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
NORMALISASI - Kasun Penumpaan, Nanang HS menunjukkan lokasi jalan alternatif tanpa PJU dan sungai yang butuh dinormalisasi, Rabu (04/03/2020).
NORMALISASI - Kasun Penumpaan, Nanang HS menunjukkan lokasi jalan alternatif tanpa PJU dan sungai yang butuh dinormalisasi, Rabu (04/03/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga perbatasan Desa Semambung dan Desa Kedungrejo, Kecamatan Jabon, Sidoarjo mendesak Pemkab Sidoarjo untuk menormalisasi sungai perbatasan antar kedua desa itu. Alasannya, saluran air sungai sepanjang 1,5 sampai 3 kilometer itu mengalami pendangkalan.

Selain itu juga dipnuhi tanaman enceng gondok, kangkung dan sampah. Akibatnya saluran air sungai, tidak bisa mengalir normal dan lancar. Warga khawatir air sungai meluap hingga menggenangi pemukiman warga dan lahan pertanian saat intensitas hujan tinggi. Apalagi, kampung ini rawan banjir ketika musim hujan.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Semambung, Jema'in melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Samsul Huda mengatakan sungai batas desa itu memang harus dinormalisasi. Karena sungai mengalami pendangkalan. Warga khawatir air sungai meluap dan membanjiri rumah warga.

"Kondisi air dan bibir tangkis (tanggul) hampir rata dan terlihat tidak memiliki tangkis. Padahal di barat sungai, ada lahan sawah dan tambak. Jika hujan sedikit, air sungai akan meluap membuat petani sawah tidak bisa bercocok tanam," terangnya kepada republikjatim.com, Rabu (04/03/2020).

Menurut Samsul pendangkalan sungai itu hampir terjadi sejak 8 tahun terakhir. Hingga kini, belum tersentuh bantuan sama sekali. Pihak Pemerintah Desa berusaha dan berupaya mengajukan proposal bantuan ke sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Namum belum ada jawaban dan realisasinya.

"Kami berharap, pengajuan bantuan normalisasi sungai segera direalisasikan agar warga Desa Semambung merasa aman, nyaman dan terbebas banjir," pintahnya.

Bagi Samsul persoalan yang dihadapi Pemerintah Desa Semambung tidak hanya soal normalisasi sungai. Selain itu juga ada masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) berada di lingkungan RT 01 sampai RT 04, RW 05. Di jalan itu, hingga kini tidak ada PJU sama sekali. Akibatnya, saat malam hari tampak gelap gulita.

"Padahal jalan itu jalan alternatif akses menuju desa lain," tegasnya.

Sementara masalah lainnya pembangunan jembatan baru sepanjang 4 meter dengan lebar 3 meter di area lahan pertanian. Saat ini jembatan itu masih terbuat dari sesek bambu. Sehingga petani maupun petambak merasa kesulitan ketika mengangkut hasil panen. Untuk pembuatan jembatan baru itu diperkirakan menelan anggaran mencapai Rp 300 juta.

"Saya kira Pemerintah Desa tidak mampu mengerjakan pembangunan itu. Karena diambilkan anggaran dari mana? Sedangkan jembatan itu kondisinya sudah mengkwatirkan. Sebagian bambu sudah kropos, rapuh dan mudah patah," pungkasnya. Yan/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ngaji Cerdas Ahad Pahing dan Halal Bihalal PKK Sidoarjo, Doakan Keamanan, Keselamatan dan Pererat Tali Silaturahmi

Ngaji Cerdas Ahad Pahing dan Halal Bihalal PKK Sidoarjo, Doakan Keamanan, Keselamatan dan Pererat Tali Silaturahmi

Selasa, 07 Apr 2026 18:26 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Ngaji Cerdas Ahad…

Dihantam Video Hoaks Berteknologi AI, Rahmat Muhajirin Siap Seret Pelaku dan Dalangnya ke Ranah Hukum

Dihantam Video Hoaks Berteknologi AI, Rahmat Muhajirin Siap Seret Pelaku dan Dalangnya ke Ranah Hukum

Selasa, 07 Apr 2026 15:45 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 15:45 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Nama politisi senior Partai Gerindra, Rahmat Muhajirin (RM) mendadak menjadi perbincangan hangat. Suami Wakil Bupati Sidoarjo,…

Percepat dan Perluas Transaksi Digital, Pemkab Sidoarjo Segera Terapkan Pembayaran QRIS Tap di Pasar dan OPD

Percepat dan Perluas Transaksi Digital, Pemkab Sidoarjo Segera Terapkan Pembayaran QRIS Tap di Pasar dan OPD

Senin, 06 Apr 2026 21:50 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo memperkuat komitmen terhadap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Tim Percepatan dan…

Sinyal Kuat Regenerasi dan Perwakilan Kaum Muda, Nama Rizza Ali Faizin Menguat di Bursa Ketua DPC PKB Sidoarjo

Sinyal Kuat Regenerasi dan Perwakilan Kaum Muda, Nama Rizza Ali Faizin Menguat di Bursa Ketua DPC PKB Sidoarjo

Minggu, 05 Apr 2026 10:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang suksesi kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2026–2031, angin segar perubahan mulai berembus kencang. D…

Empat Loyalis Diusulkan, Sekjen : PKB Cari Figur Ketua yang ‘Mengurusi’ Partai dan Rakyat Bukan ‘Jadi Urusan’

Empat Loyalis Diusulkan, Sekjen : PKB Cari Figur Ketua yang ‘Mengurusi’ Partai dan Rakyat Bukan ‘Jadi Urusan’

Sabtu, 04 Apr 2026 23:42 WIB

Sabtu, 04 Apr 2026 23:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid menegaskan regenerasi kepemimpinan di tubuh…

Muscab di Tengah 'Turbulensi', Sekjen DPP PKB Minta Sidoarjo Jadi Laboratorium Kemenangan Bagi Daerah Lain

Muscab di Tengah 'Turbulensi', Sekjen DPP PKB Minta Sidoarjo Jadi Laboratorium Kemenangan Bagi Daerah Lain

Sabtu, 04 Apr 2026 22:53 WIB

Sabtu, 04 Apr 2026 22:53 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Sidoarjo resmi digelar di Fave Hotel Sidoarjo, Sabtu (04/04/2026) malam. Gelaran…