Tak Bisa Berenang, Bocah SD di Ponorogo Tewas Tenggelam

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TENGGELAM - Petugas menjajaki kedalaman sungai yang membuat korban Nazril Gilang R (9) anak tunggal pasutri Sumali dan Nia tewas tenggelam, Kamis (23/01/2020) petang.
TENGGELAM - Petugas menjajaki kedalaman sungai yang membuat korban Nazril Gilang R (9) anak tunggal pasutri Sumali dan Nia tewas tenggelam, Kamis (23/01/2020) petang.

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Musim penghujan bagi orang tua yang memiliki anak-anak harus banyak memperhatikan permainan dan tempat bermainnya. Hal ini sebagai antisipasi anak-anak yang biasa senang mandi di sungai saat musim hujan lantaran anak-anak tidak memikirkan resikonya.

Kondisi ini menimpa bocah kelas 3 SDN di wilayah Kecamatan Balong yang meninggal karena tenggelam di sungai. Korban tenggelam adalah Nazril Gilang R. Bocah 9 tahun ini anak semata wayang pasangan suami istri (pasutri) Sumali (32) dan Nia Wiranti (30) warga Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Balong, Ponorogo.

"Korban tenggelam hingga mengakibatkan meninggal ini diduga korban tidak bisa berenang," terang Kapolsek Balong, AKP Hariyanto kepada republikjatim.com, Kamis (23/01/2020) petang.

Hariyanto menceritakan awalnya, Kamis (23/01/2020) sekitar pukul 15.30 WIB, dua warga Desa Dadapan mengabarkan ada anak-anak yang sedang berenang di bawah Jembatan Dusun Sempol, Desa Dadapan, Kecamatan Balong, Ponorogo. Kedua warga yang melihat anak- anak berenang di bawah Jembatan Sempol adalah Sugeng Prayitno (25) dan Boyono (40). Kebetulan dari sekian anak yang berenang ada anak Boyono yakni Bagas yang hendak tenggelam akhirnya ditolong kedua orang saksi.

"Diantara mereka ada yang menyampaikan Gilang masih tenggelam. Akhirnya sekitar 5 menit kemudian yang bersangkutan berhasil diangkat masih dalam keadaan  bernafas. Kemudian dilaksanakan pertolongan pertama semampunya untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Balong. Setelah di Puskesmas Balong dokter jaga yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," imbuhnya.

Hariyanto menduga korban murni meninggal karena tidak bisa berenang. Bahkan seteleh dilakukan pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Balong, korban dinyatakan tidak ada tanda - tanda penganiayaan. Kemudian korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga," tegasnya.

Sementara Kepala Desa Dadapan, Rusmiyatin membenarkan korban anak semata wayang pasutri warganya. Pihaknya menyatakan duka mendalam.

"Karena Gilang ini anak satu-satunya warga saya itu. Ini sebagai pelajaran agar anak-anak selalu di pantau saat bermain," tandasnya. Mal/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kasus dugaan korupsi rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya menemui titik…

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Gandeng Raksasa Siber Korsel, Pemkab Sidoarjo Siap Tangkal Serangan Ransomware hingga Kebocoran Data

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 00:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas dalam memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Untuk mengamankan program percepatan transformasi…

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Optimalisasi Akses atau Ruang Gelap? Menguji Integritas Data dan Krisis Transparansi SPMB SMPN Sidoarjo 2026

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Oleh Badruzzaman Pemerhati Kebijakan Publik dan Pendidikan Sidoarjo ​Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ting…