LIPI Ajak Puluhan Produsen Tahu di Tropodo Sidoarjo Pakai Bahan Bakar Alternatif Biopelet

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AJAK - Peneliti Madya Bidang Biomaterial, LIPI, Dr Lisman Suryanegara mengajak puluhan produsen tahu asal Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo menggunakan energi altermatif untuk produksi tahu di kantor Disperindag Pemkab Sidoarjo, Sabtu (21/12/2019).
AJAK - Peneliti Madya Bidang Biomaterial, LIPI, Dr Lisman Suryanegara mengajak puluhan produsen tahu asal Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo menggunakan energi altermatif untuk produksi tahu di kantor Disperindag Pemkab Sidoarjo, Sabtu (21/12/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberikan solusi baru bagi para pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) atau home industri tahu yang ada di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Yakni dengan mengajak puluhan pemilik home industri tahu itu beralih menggunakan bahan bakar alternatif biopelet atau pelet dari biomassa.

Karena itu, tim peneliti LIPI bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo menggelar acara Diseminasi Hasil Penelitian LIPI : Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan. Kegiatan ini dihadiri sekitar 70 pemilik home indutri di Sidoarjo dan digelar di aula kantor Disperindag Pemkab Sidoarjo, Sabtu (21/12/2019).

"Potensi penggunaan biopelet sebagai pengganti gas maupun limbah platik sangat terbuka. Apalagi, bahan baku membuat biopelet dari limbah biomassa berupa serbuk kayu, ampas kopi, limbah sawit, sekam padi, jerami, ampas teh, sorgum, dan lainnya cukup melimpah di wilayah Indonesia," kata Peneliti Madya Bidang Biomaterial LIPI, Dr Lisman Suryanegara kepada republikjatim.com, Sabtu (21/12/2019) di kantor Disperindag Pemkab Sidoarjo.

Bagi Lisman untuk mengubah keyakinan para pemilik home indutri tahu di Tropodo ada berbagai cara. Diantaranya melalui pendekatan hukum, agama maupun ekonomi. Namun yang paling tepat adalah pendekatan ekonomi. Yakni para pemilik home industri itu beruntung secara ekonomi.

"Kalau pakai pendekatan hukum diancam pidana kalau pakai limbah plastik. Tapi kalau pendekatan agama bisa menguntungkan pribadi, tapi merugikan orang lain jika pakai limbah plastik. Keduanya baik, tapi lebih tepat adalah keuntungan ekonomis. Agar pemilik home industri beralih ke biopelet harus dikuatkan nilainya lebih murah dan ekonomis itu," imbuhnya.

Lisman mencontohkan jika menggukan gas 1 kilogram Rp 12.000. Padahal 1 kikogram biopelet hanya Rp 1.600. Selain itu dihitung kekuatannya 1 kilogram gas sama dengan 3 kilogram biopelet.

"Kalau seperti itu kan lebih murah dan ekonomis. Karenanya kami fokus memberikan pemahaman ke bahan bakar alternatif itu," tegasnya.

Sementara Kepala Disperindag Pemkab Sidoarjo, Tjarda yang hadir dalam diseminasi itu mengaku menyambut baik usulan LIPI itu. Apalagi bahan bakar alternatifnya ramah lingkungan dan lebih ekonomis. Tjarda mencontohkan soal limbah ampas kopi dari pabrik kopi besar di Sidoarjo dapat digunakan biopelet.

"Hal itu bisa menguntungkan para pemilik home industri. Daripada pakai limbah plastik tetapi dilarang negara secara hukum karena bisa merugikan orang lain. Kami hanya ingin pemilik industri di Sidoarjo yang mencapai ribuan itu menggunakan bahan bakar alternatif ramah lingkungan dan murah itu," tandas mantan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo ini. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Kolaborasi Media, RSI Siti Hajar Sidoarjo Kenalkan Layanan Kesehatan Terpadu Anak dan Kesehatan Mental

Perkuat Kolaborasi Media, RSI Siti Hajar Sidoarjo Kenalkan Layanan Kesehatan Terpadu Anak dan Kesehatan Mental

Minggu, 18 Okt 2026 19:56 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas…

Komitmen Nyata DPR RI dan Partai NasDem, Beasiswa KIP Kuliah Senilai Rp 4,6 Miliar Cair untuk 101 Mahasiswa UMSIDA

Komitmen Nyata DPR RI dan Partai NasDem, Beasiswa KIP Kuliah Senilai Rp 4,6 Miliar Cair untuk 101 Mahasiswa UMSIDA

Minggu, 18 Okt 2026 18:33 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Komitmen dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Sidoarjo kembali ditunjukkan secara nyata. Melalui jalur …

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keberadaan struktur patahan aktif Sesar Waru yang melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo kini menjadi perhatian serius.…

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo…

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman bahaya…

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian…