Sidoarjo (republikjatim.com) - Semangat kreativitas dan inovasi terpancar kuat dalam ajang Sidoarjo School Festival (SSF) ke 5 tahun 2026 saat pembukaan di lantai I Lippo Plaza Sidoarjo, Selasa (21/04/2026). Acara yang menjadi wadah unjuk gigi bagi para siswa SMK ini resmi dibuka, menghadirkan berbagai karya kreatif yang membuktikan kualitas sekolah swasta di Sidoarjo mampu bersaing dan sejajar dengan sekolah negeri.
Acara pembukaan ini dihadiri sejumlah tokoh penting. Diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi, Kepala Disnaker Dwi Eko Saptono serta Kepala MKKS SMK Swasta Sidoarjo, Dr Kisyanto. Kolaborasi ini dinilai sangat krusial, terutama dalam membangun sinergi pendidikan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur perwakilan Sidoarjo, Dr Kiswanto mengatakan pameran ini menjadi langkah strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah swasta. Apalagi, pameran karya siswa ini bukan hanya ajang kreativitas saja. Akan tetapi juga untuk membangun kepercayaan masyarakat.
"Harapannya, masyarakat tidak hanya mengejar sekolah negeri, tetapi juga melihat kualitas sekolah swasta yang tidak kalah bersaing dalam berbagai inovasi dan menghasilkan lulusan terbaiknya," ujar Dr Kiswanto kepada republikjatim.com, Selasa (21/04/2026).
Lebih lanjut, Kiswanto menekankan kesuksesan siswa tidak ditentukan oleh status sekolahnya saja. Melainkan bagaimana anak-anak dibekali pemahaman untuk terus belajar, belajar, dan belajar.
"Yang terpenting adalah isi otak, skill dan kompetensi siswa yang akan diuji saat lulus sekolah nanti," ungkapnya.
Dr Kiswanto menegaskan pemerintah akan terus memberikan apresiasi terhadap setiap inovasi siswa. Termasuk, menjadikan pameran ini sebagai sarana untuk memasarkan karya siswa sekaligus membuktikan keberhasilan pendidikan vokasi kepada masyarakat luas.
"Melalui SSF ke 5 ini, diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan bagi SMK swasta di Sidoarjo untuk terus menunjukkan taringnya dalam melahirkan generasi yang kompeten, kreatif dan siap kerja di wilayah jasa industri dan perdagangan," tegasnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala SMK Itaba Tebel, Kecamatan Gedangan, Joko Siswanto menjelaskan SSF ke 5 ini menghadirkan pameran produk dan jasa kreatif dari 21 SMK se-Sidoarjo. Seluruh jurusan unggulan, mulai dari mesin, kesehatan hingga teknologi, terwakili dalam ajang ini untuk memberikan referensi bagi siswa SMP dan MTs yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK itu.
"Selain pameran, acara ini didukung penuh oleh kolaborasi lintas sektor," paparnya.
Selama enam hari ke depan, lanjut Joko SSF ke 5 menyajikan serangkaian kegiatan yang edukatif dan menghibur bagi masyarakat. Diantaranya lPameran Kreatif. Isinya, menampilkan inovasi dari 21 SMK. Termasuk, karya unggulan seperti mobil listrik yang rencananya akan dipamerkan kembali pada Hari Pendidikan Nasional di Graha Adi.
"Kemudian juga ada Lomba dan Festival. Kegiatannya mulai pagi hingga sore hari. Berbagai lomba diadakan bagi siswa SMP dan MTs, yang bertujuan sebagai sarana edukasi dan literasi bagi para calon siswa SMK," jelasnya.
Selain itu, juga ada Pentas Kreativitas Siswa. Kegiatan ini, setiap malam, setelah salat Maghrib.
"Panggung SSF akan dimeriahkan dengan penampilan tari, dance, vokal, hingga pencak silat dari para siswa. Mari ajak semua keluarga ke acara SSF untuk menentukan pilihan sekolah selanjutnya," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi