Kasus TKD Damarsi Buduran, Tokoh dan Mantan Kades Tuding Pernyataan Kades Beda Dengan Kenyataan dan Bukti di Penyidik

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BANTAH - Tokoh masyarakat, saksi dan warga ramai-ramai bantah keterangan Kades Damarsi yang disampaikan melalui media televisi lokal kemarin dinilai jauh dari kondisi di lapangan dan bukti yang diserahkan ke penyidik Kejari Sidoarjo kemarin.
BANTAH - Tokoh masyarakat, saksi dan warga ramai-ramai bantah keterangan Kades Damarsi yang disampaikan melalui media televisi lokal kemarin dinilai jauh dari kondisi di lapangan dan bukti yang diserahkan ke penyidik Kejari Sidoarjo kemarin.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan penyalahgunaan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo yang kini disulap menjadi kawasan rumah kos elit, terus memicu polemik panas. Pernyataan Kepala Desa (Kades) Damarsi, Miftahul Anwarudin di sebuah stasiun televisi lokal baru-baru ini, menuai kecaman keras dari berbagai pihak yang menilai narasi itu, jauh dari fakta lapangan.

​Sejumlah tokoh masyarakat dan mantan perangkat desa secara terbuka membantah klaim sang Kades Damarsi yang menyebut pernyataannya sebagai upaya cuci tangan atas dugaan pelanggaran hukum yang tengah diusut tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo itu.

​Mantan Kades Damarsi periode 2011-2017, H Musolin mengatakan selama masa jabatannya, rencana tukar guling TKD dengan PT Jaya Terra tidak pernah terealisasi. Menurutnya, pada 2017 lalu, memang ada permohonan dari PT Jaya Terra untuk proses tukar guling.

"Tetapi, hingga masa jabatan saya berakhir, pihak pengembang (PT Jaya Terra) tidak mampu memenuhi persyaratan perundang-undangan, baik terkait lahan pengganti maupun perizinan. Jadi, rencana itu gugur secara hukum saat itu," ujar H Musolin, Senin (20/04/2026).

​Musolin menilai, narasi yang dibangun Miftahul Anwarudin saat ini hanyalah strategi untuk lepas dari tanggung jawab hukum terkait aktivitas pembangunan yang terjadi di era kepemimpinannya itu.

"Jawaban Pak Kades itu, hanya upaya lepas tangan atau cuci tangan saja. Karena beda dengan di lapangan mirip halusinasi saja," jelasnya.

​Ketegangan semakin memuncak setelah saksi kunci, Mashuda membantah keras tuduhan Kades yang menyebut dirinya bagian dari pihak pengembang (PT Sampurna Indo Raya). Mashuda menegaskan posisinya hanya sebagai suplier material. ​Lebih mengejutkan lagi, Mashuda mengaku memiliki bukti keterlibatan pihak desa sejak awal. 

"Saya siap dikonfrontir dengan siapa pun. Saat syukuran rencana pengurukan di kantor pemasaran, mereka semua hadir. Bahkan, Pak Kades sendiri yang memimpin doa. Jadi, sangat tidak masuk akal kalau sekarang mengaku tidak tahu dan menyebutnya sebagai penyerobotan tanah dalam masalah TKD ini," tegas Mashuda.

​Hal senada juga disampaikan mantan Ketua LPMD periode 2018-2023, Farid Efendi. Farid menyoroti adanya aktivitas pembangunan rumah kos oleh PT Sampurna Indo Raya mulai Tahun 2023 kemarin. Menurut Farid, dokumen dan keterangan saksi yang telah diserahkan ke Kejari Sidoarjo sudah cukup kuat untuk membuktikan peristiwa hukum itu, diduga terjadi di bawah kendali oknum Kades.

​"Apa yang disampaikan Kades di media elektronik televisi kemarin, hanyalah upaya sistematis untuk membelokkan fakta yang ada. Dokumen yang kami serahkan ke penyidik (Kejari) sudah bicara terang benderang dan lengkap semuanya," urainya.

​Sementara saat ini, tim penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo terus bekerja intensif. Pemeriksaan saksi-saksi, termasuk saksi pelapor dan pihak terkait, terus dikebut. Pada Selasa (14/04/2026) kemarin, saksi Mashuda telah menjalani pemeriksaan lanjutan di hadapan penyidik.

​Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum Kejari Sidoarjo untuk mengurai benang kusut dalam tata kelola aset desa yang diduga diselewengkan demi kepentingan komersial segelintir pihak ini. Hel/Waw

Berita Terbaru

Perkuat Karakter dan Integritas Ribuan Siswa Smamda, Polresta Sidoarjo Beri Edukasi Kamtibmas dan Bijak Bermedsos

Perkuat Karakter dan Integritas Ribuan Siswa Smamda, Polresta Sidoarjo Beri Edukasi Kamtibmas dan Bijak Bermedsos

Senin, 20 Jul 2026 10:57 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo terus berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi…

Jaga Stabilitas Harga Pangan, TP PKK dan KDMP Sidoarjo Sukses Gelar Gebyar Pasar Rakyat Murah di Alun-Alun

Jaga Stabilitas Harga Pangan, TP PKK dan KDMP Sidoarjo Sukses Gelar Gebyar Pasar Rakyat Murah di Alun-Alun

Minggu, 19 Jul 2026 20:12 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Alun-Alun Sidoarjo mendadak riuh dan dipadati ratusan warga sejak Minggu, (19/07/2026) pagi. Antusiasme tinggi ini dipicu…

Laga Sengit Kebonsari Cup 1 Putri Dimulai, Wabup Mimik Idayana Ajak Atlet Junjung Sportivitas Tanpa Dendam

Laga Sengit Kebonsari Cup 1 Putri Dimulai, Wabup Mimik Idayana Ajak Atlet Junjung Sportivitas Tanpa Dendam

Minggu, 19 Jul 2026 18:47 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Atmosfer olahraga di Kabupaten Sidoarjo kian bergairah. Sebanyak delapan klub voli putri tangguh dari berbagai daerah resmi…

Tolak Kepentingan Korporasi, Warga Mutiara Regency Siap Patahkan Banding Bupati Sidoarjo Lewat Kontra Memori

Tolak Kepentingan Korporasi, Warga Mutiara Regency Siap Patahkan Banding Bupati Sidoarjo Lewat Kontra Memori

Minggu, 19 Jul 2026 18:10 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Perumahan Mutiara Regency menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi langkah banding yang diajukan oleh Bupati Sidoarjo.…

Peringati Haul Mbah Kyai Kalam ke 69, Wabup Mimik Idayana Ajak Warga Juwetkenongo Pegang Teguh Ajaran Ulama

Peringati Haul Mbah Kyai Kalam ke 69, Wabup Mimik Idayana Ajak Warga Juwetkenongo Pegang Teguh Ajaran Ulama

Minggu, 19 Jul 2026 14:14 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 14:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan warga Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, larut dalam kekhusyukan saat memperingati Haul Al-Maghfurlah ke…

Keren! Guru KB TK Al Muslim dan Lasiyam Kini Jago Bikin Animasi Berbasis AI untuk Mengajar

Keren! Guru KB TK Al Muslim dan Lasiyam Kini Jago Bikin Animasi Berbasis AI untuk Mengajar

Sabtu, 18 Jul 2026 20:29 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 20:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kini semakin canggih dan adaptif. Komitmen ini, dibuktikan secara nyata oleh KB TK Al…