Kasus Jual Beli Kursi Perangkat Desa di Tulangan, Saksi Ungkap Setor Rp 720 Juta hingga Pengaturan Tempat Duduk

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SAKSI - Saksi Sochibul Yanto dkk memberi keterangan atas terdakwa Sri Setyo Pertiwi (Neng Tiwik) meloloskan peserta ujian perangkat desa dengan imbalan uang ratusan juta rupiah di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya di Juanda Sidoarjo, Kamis (16/04/20
SAKSI - Saksi Sochibul Yanto dkk memberi keterangan atas terdakwa Sri Setyo Pertiwi (Neng Tiwik) meloloskan peserta ujian perangkat desa dengan imbalan uang ratusan juta rupiah di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya di Juanda Sidoarjo, Kamis (16/04/20

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tabir gelap dugaan korupsi dalam rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, kian terang benderang. Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya di Juanda Sidoarjo, Kamis (16/04/2026) kemarin, terungkap skema sistematis yang diduga dijalankan terdakwa Sri Setyo Pertiwi alias Neng Tiwik untuk meloloskan peserta ujian perangkat desa dengan imbalan uang ratusan juta rupiah.

​Sidang kali ini menghadirkan tiga saksi kunci yang merupakan "pemain" dalam pusaran kasus ini. Para saksi itu diantaranya ​M Adin Santoso (Kades Sudimoro nonaktif), ​Santoso (Kades Medalem nonaktif) dan ​Sochibul Yanto (mantan Kades Banjarsari, Kecamatan Buduran).

​Ketiga saksi ini, hadir dengan status terpidana yang telah divonis pada Maret 2026 lalu. Kesaksian paling mencolok datang dari Sochibul Yanto, yang membeberkan bagaimana Neng Tiwik meyakinkan mereka memiliki "jalur khusus" untuk menentukan kelulusan dalam seleksi perangkat desa.

​Bukan sekadar janji lisan, saksi Sochibul mengungkapkan terdakwa memberikan arahan teknis yang sangat spesifik untuk memastikan kemenangan peserta yang telah membayar.

"Untuk ​tarif per peserta awalnya dipatok Rp 25 juta sampai Rp 50 juta perorang. Namun, akhirnya disepakati harga Rp 50 juta per peserta," ujar saksi Sochibul Yanto di persidangan pemeriksaan para saksi.

Selain itu, Sochibul Yanto menguraikan terdapat skema manipulasi ujian. Yakni  terdakwa (Tiwi) memerintahkan saksi mencari kisi-kisi soal di Google untuk dipelajari seluruh peserta "titipan". Bahkan, pengaturan strategis lainnya, Neng Tiwik diduga mengatur denah tempat duduk peserta saat ujian berlangsung. Saksi bahkan, mengaku menggambar peta posisi duduk berdasarkan instruksi langsung dari terdakwa.

​"Untuk kisi-kisi saya disuruh cari dari Google. Sedangkan, pengaturan tempat duduk diarahkan terdakwa. Kemudian saya gambar petanya," ungkap saksi Sochibul Yanto di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Ferdinand Marcus Leander itu.

Tidak hanya itu saja, fakta di persidangan mengungkap total uang yang mengalir ke rekening Bank BCA milik terdakwa mencapai Rp 720 juta. Uang itu, ditransfer secara bertahap antara tanggal 2 Mei hingga 20 Mei 2025 lalu. Transfer itu, hanya beberapa hari sebelum ujian digelar pada 27 Mei 2025 lalu.

"Tetapi ada kejadian janggal pasca penangkapan para mantan dan kades nonaktif itu. Uang sebesar Rp 120 juta mendadak dikirim balik ke rekeningnya pada akhir Mei 2026, saat dirinya sudah berada dalam tahanan polisi. Yang memberi tahu ada transfer masuk ya polisi. Karena HP dan rekening saya sudah disita polisi," tegas saksi Sochibul Yanto.

​Sementara terdakwa ​Neng Tiwik, yang saat ini menjalani sidang dengan status tahanan kota karena alasan kesehatan, menampik mayoritas kesaksian Sochibul Yanto itu. Saat diberi kesempatan menanggapi oleh Hakim, Neng Tiwik dengan tegas menyatakan keterangan itu, banyak yang tidak benar.

"Banyak keterangan saksi Sochibul Yanto yang tidak benar majelis hakim," katanya.

Sedangkan Majelis Hakim, Ferdinand Marcus Leander bakal terus mendalami keterangan saksi-saksi lain dan bukti transaksi perbankan untuk menyimpulkan secara logis peran Neng Tiwik dalam sindikat ini. Jika terbukti, kasus ini menjadi potret buram birokrasi tingkat desa di Sidoarjo yang tercemar praktik suap menyuap. 

"Kami selaku Majelis Hakim nanti akan menyimpulkan keterangan para saksi secara logis," pungkasnya. Hel/Waw

 

Berita Terbaru

Dampak Tak Sinkronnya Perda - Perbup, DPRD Sidoarjo Turun Tangan Saat Pabrik Baja Minta Diskon Retribusi PBG Rp 2,67 M

Dampak Tak Sinkronnya Perda - Perbup, DPRD Sidoarjo Turun Tangan Saat Pabrik Baja Minta Diskon Retribusi PBG Rp 2,67 M

Rabu, 14 Okt 2026 13:02 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat dengar pendapat (hearing) di Ruang Rapat Gedung…

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 14 Okt 2026 11:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:59 WIB

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat memperingati Hari Santri Nasional…

Segera Sikat Sejumlah Jembatan Liar, Pemkab Sidoarjo Amankan Proyek Betonisasi Gedangan-Betro Rp 23 Miliar dari Banjir

Segera Sikat Sejumlah Jembatan Liar, Pemkab Sidoarjo Amankan Proyek Betonisasi Gedangan-Betro Rp 23 Miliar dari Banjir

Selasa, 13 Okt 2026 18:18 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 18:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengambil langkah tegas terhadap maraknya keberadaan jembatan tanpa izin (akses ilegal) …

Wujudkan Pendidikan Setara dan Bebas Bullying, Mendikdasmen Dorong Sekolah Inklusi Berbasis STEAM-S

Wujudkan Pendidikan Setara dan Bebas Bullying, Mendikdasmen Dorong Sekolah Inklusi Berbasis STEAM-S

Selasa, 13 Okt 2026 15:35 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan inklusif dan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis sains terus…

Serunya Student Exchange SD Al Muslim dan MI Unggulan Sabilillah, Dari Unjuk Bakat Hingga Belajar Bersama

Serunya Student Exchange SD Al Muslim dan MI Unggulan Sabilillah, Dari Unjuk Bakat Hingga Belajar Bersama

Selasa, 13 Okt 2026 12:49 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam upaya memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, MI Unggulan Sabilillah Lamongan menggelar program…

Momentum HUT KORPRI 2026, Pemkab Ngawi Salurkan Bantuan Darurat Sekaligus Siapkan Solusi Jangka Panjang Krisis Air

Momentum HUT KORPRI 2026, Pemkab Ngawi Salurkan Bantuan Darurat Sekaligus Siapkan Solusi Jangka Panjang Krisis Air

Selasa, 13 Okt 2026 09:26 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 09:26 WIB

Ngawi (republikjatim.com) - Krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Ngawi meluas secara signifikan. Memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT)…